Gugatan Perangkat Desa Tanjung Raya Ditolak PTUN

Pewarta : Iwan Brata

Koran SINAR PAGI, Kab.Muara Enim,- Gugatan oleh mantan perangkat Desa Tanjung Raya Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan kepada Kepala Desa Tanjung Raya saat sidang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palembang Provinsi Sumatera Selatan ditolak majelis hakim.

Pasalnya apa yang menjadi gugatan dari para penggugat ternyata tidak bisa membuktikan dalil-dalil gugatan terhadap tergugat Kades Tanjung Raya, Kecamatan Rambang itu dengan terkait terhadap pemberhentian dan pengangkatan perangkat Desa Tanjung Raya tersebut.

Usai memenangkan sidang gugatan di PTUN, dijelaskan bahwa perkara gugatan oleh para penggugat kepada kliennya pihaknya terkait gugatan perangkat desa yang diberhentikan oleh Kades pada saat itu telah tepat dan sesuai peraturan perundang-undangan, terang Usman Firiansyah SH.

Dikatakan bahwa perkara gugatan pada sidang di PTUN pada Selasa lalu majelis hakim dalam perkara nomor 37/G/2020/PLG PTUN Palembang, Dengan perkara gugatan kepada kepala Desa Tanjung raya tersebut dalam persidangan tersebut diketahui majelis hakim telah memutuskan perkara tersebut dengan Amar putusan sebagai berikut (1) menolak gugatan penggugat untuk selurunya
(2) menghukum penggugat untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp.370,000.

Putusan tersebut dinilai sangat tepat, karena pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa Tanjung raya Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim telah tepat dan sesuai dengan aturan Permendagri nomor 67 tahun 2017 dan undang-undang No 6 tahun 2014 tentang desa terang kuasa hukum Usman Firiansyah SH kepada koransinarpagijuara.com.

“Kerja keras kita selaku kuasa hukum para tergugat untuk membela kepentingan hukum klien nya membuahkan hasil, karena dari awal kami melihat apa yang dilakukan tergugat Kades Tanjung Raya terhadap pemberhentian dan pengangkatan perangkat Desa Tanjung Raya telah tepat, dimana para penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalil gugatannya sedangkan kami kuasa hukum para tergugat telah berhasil membantah seluruh dalil-dalil gugatan para penggugat tersebut,” pungkas Usman Firiansyah SH.

(47)