Akibat Ledakan Kulkas, Sebuah Bangunan Permanen Terbakar

Pewarta : Agus Lukman

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,- Kebakaran kembali terjadi, sebuah bangunan permanen, di Jalan Raya Pakenjeng-Bungbulang, tepatnya Kampung Singkur, Desa Pasirlangu, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, pukul 18.47 WIB, Minggu (27/09/20).

Penyebab kebakaran diduga berasal dari ledakan kulkas dari rumah milik Gungun (47), dengan luas bangunan kurang lebih 3 x 6 meter persegi.

Menurut Kepala UPT Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Bungbulang, Aden Jamaludin, dengan respon time 18 menit, pihaknya menurunkan 1 unit mobil pemadam untuk menangani kebakaran tersebut.

“Kami menerima laporan dari petugas PLN dan langsung menerjunkan 1 unit damkar, dibantu PLN, perangkat desa, dan warga masyarakat setempat untuk membantu memadamkan kobaran api, hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.10 WIB,” ujar Aden Jamaludin, Senin dinihari (28/9/2010).

Aden menjelaskan, penyebab kobaran api bersumber dari kulkas yang meledak dari ruangan dapur. Kobaran api kemudian dengan cepat menjalar, merembet ke bagian plafon rumah.

Berdasarkan informasi, warga dan pemilik rumah, sebelum api menjalar ke seluruh bagian rumah, kulkas yang berada di dapur meledak dan menimbulkan api yang besar, Salah satu warga yang mendapati kepulan asap dari rumah segera mendatangi rumah tempat kejadian, kemudian memutuskan kontak saklar utama listrik, hingga ramai-ramai memadamkan api yang berkobar di atas kulkas dengan peralatan seadanya.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. Sedangkan untuk kerugian materi masih dalam penghitungan.

Aden mengimbau kepada seluruh masyarakat, tindakan preventif yang harus dilakukan warga menghindari kebakaran, agar memperhatikan aliran listrik di rumah. Yang harus diperhatikan, ketika mencabut aliran listrik, misalnya aliran listrik ke kulkas, AC, dispenser, rice cocker, mesin air, dan yang lainnya, harus benar-benar dicabut dari stop kontak. Jika masih menempel atau belum sepenuhnya tercabut, dapat menimbulkan gesekan panas, karena masih ada tarikan api dari arus listrik yang ada di stop kontak.

“Jika dibiarkan, dapat terjadi korsleting listrik hingga terjadi kebakaran,” ujarnya.

(0)