Mengabaikan Protokol Kesehatan, Wagub Sumsel Kampanyekan Ofi – Ardhani

Pewarta : TIM

Koran SINAR PAGI, Ogan Ilir,- Presiden Joko Widodo meminta setiap gubernur untuk menerbitkan aturan berisi sanksi bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan pencegahan penularan virus corona (Covid-19).

Hal ini pernah disampaikannya saat rapat dengan para gubernur di Istana Bogor, Rabu (15/7/20), kepala Negara menyebut, akan segera mengeluarkan Instruksi Presiden yang bisa dijadikan payung hukum bagi tiap gubernur untuk membuat peraturan.

Namun Instruksi ini sepertinya tidak didukung oleh Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, karena hari ini beredar photo di media sosial facebook seorang pria mirip dengan Mawardi Yahya bersama sang anak yang juga Bakal Calon Bupati Ogan Ilir Aw noviadi dan Balon Wabup Ardani bersilaturahmi ditengah masyarakat Talang Pangeran Ilir Kecamatan Pemulutan Barat dan Sungai Lebung Ulu Kecamatan Pemulutan Selatan dan juga Desa Kuang Dalam Kecamatan Rambang Kuang.

Tampak juga dalam photo tersebut banyak masyarakat dan anak anak yang tidak memakai masker, tempat duduk juga tidak diatur sesuai protokol kesehatan.

Diketahui para pelanggar protokol kesehatan Covid-19 di Sumatera Selatan akan dikenakan sanksi berupa denda.

Sanksi tersebut mulai berlaku setelah Peraturan Gubernur (Pergub) yang rencananya akan dikeluarkan pada awal Agustus 2020 mendatang.

Pergub tentang protokol kesehatan ini berlaku di seluruh kabupaten/kota di Sumsel untuk mengatur penanganan Covid-19 di tempat umum.

Harapan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru untuk mengeluarkan peraturan mengenai sanksi bagi mereka yang melanggar protokol kesehatan akan terlihat sirna, betapa tidak, Wakil Gubernur H Mawardi Yahya terlihat dalam kunjunganya ke desa yang ada di Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir tidak memberikan contoh yang baik, terlihat dalam kunjungannya H Mawardi Yahya mengumpulkan masa tanpa mengikuti protokol kesehatan covid19

Terlihat jelas Wagub Mawardi Yahya memberikan contoh yang kurang baik dalam masa penanganan pandemi Covid19, betapa tidak Wagub Mawardi Yahya mengumpulkan ratusan masyarakat untuk berkerumun memadati kegiatan tersebut tanpa mematuhi protokol kesehatan seperti tidak adanya jarak antara peserta kegiatan dan terlihat banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker serta alat kesehatan lainnya.

Sangat jelas bahwasannya kegiatan yang dilakukan Wagub Mawardi Yahya di Kecamatan Rambang Kuang, jelas-jelas telah melanggar protokol kesehatan pencegahan covid19 di sumsel.

Seperti yang diketahui Gubernur Sumsel akan mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) dengan aturan penegasan protokol kesehatan sudah tepat diberikan sanksi jika, ada masyarakat yang melanggar. Kondisi ini mengingat, cara itulah yang menjadi jalan memutus mata rantai penyebaran virus.

Hingga Berita ini ditayangkan Pihak Gugus Tugas Covid 19 belum bisa dikonfirmasi, terkait aturan protokol kesehatan yang diduga telah dilanggar tersebut.

(28)