Ditengah Pandemi Covid 19, Warga Kp.Gabus Tetap Laksanakan Qurban

Pewarta : Eman/Nurjamin

Koran SINAR PAGI, Kab.Tangerang,- Wabah Covid 19 di tengah perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 H, berdampak terhadap segala sisi dan tatanan kehidupan manusia hampir diseluruh penjuru dunia, termasuk di Indonesia, tak sedikit kebiasaan yang sudah dilaksanakan secara rutin harus mengalami pengurangan secara kuantitas bahkan mungkin terhenti sama sekali.

Hal tersebut dapat terlihat pada momen perayaan Idul Qurban kali ini, dimana transaksi ditempat – tempat penjualan hewan qurban tampak tidak seramai tahun – tahun sebelumnya, secara otomatis ini berdampak pada jumlah hewan yang akan diqurbankan dilokasi pemotongan hewan qurban baik di mesjid – mesjid atau majlis dan sebagainya.

Seperti yang terjadi di Masjid Jami Baitul Mu’minin di Kampung Gabus, Desa Gabus, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Banten, “Jika tahun sebelumnya banyak warga atau jamaah yang berqurban, tapi untuk tahun ini nampaknya sepi sekali, yang berqurban hanya ada tujuh ekor kambing,” ungkap Ketua Panitia Qurban, Sabit, Sabtu (01/08/20) saat ditemui koransinarpagijuara.com dilokasi pemotongan hewan qurban.

Namun kata dia lagi, untuk jamaah dannwarga disekitar Masjid Jami Baitul Mu’minin patut bersyukur, karena masih ada jamaah atau warga yang mau menyisihkannya sebagian rezekinya untuk berqurban.

“Daging qurban ini akan langsung dibagikan kepada warga yang telah menerima kupon sebelumnya, cara pembagiannya sama seperti pada tahun sebelumnya dengan cara door to door, ini untuk menghindari dari kerumunan warga,” katanya.

Dia menegaskan, panitia telah memastikan bahwa proses pelaksanaan qurban diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan, palin tidak seluruh orang yang terlibat dalam kegiatan tersebut harus menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak, ujarnya.

(24)