Walaupun Tingkat Kriminalitas Menurun, Kapolres Sumedang Himbau Warga Sumedang Tetap Waspada

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Jeky

Koran SINAR PAGI, Sumedang,– Walaupun tingkat kriminalitas secara umum di wilayah hukum Polres Sumedang menurun 30% dalam kurun waktu belakangan ini. Namun Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana tetap menghimbau agar warga Sumedang selalu waspada karena kejahatan bisa timbul kapan saja.

“Tingkat kriminalitas di wilayah hukum Polres Sumedang belakangan ini secara umum menurun 30 %, namun kami tetap menghimbau agar masyarakat Sumedang tetap waspada, karena kriminalitas bisa muncul kapan saja”, kata Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana, saat jumpa pers di halaman Mapolres Sumedang, Kamis (30/7/20).

Untuk kasus curanmor, tambah Kapolres, warga diharap hati – hati jangan sampai teledor saat menyimpan kendaraanya, apalagi kondisi tidak terkunci diluar rumah maupun di halaman rumah,

“Dalam kasus persetubuhan anak dibawah umur. Para orang tua harus lebih aktif mengawasi anak nya. Karena untuk kasus ini dengan pelaku kakak beradik yang terjadi di daerah Rancakalong korban nya juga gadis dibawah umur. Jadi peran orang tua tak bisa lepas begitu saja”, jelas nya.

Dalam jumpa pers kali ini Polres Sumedang menyajikan tiga kejadian pidana di wilayah hukum Polres Sumedang, diantaranya,

1. Tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan meninggal dunia.
2. Tindak pidana pencurian kendaraan bermotor ( curanmor ) dengan pemberatan.
3. Tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang terjadi di Rancakalong dengan pelaku dua orang pria kakak beradik.

Dan untuk kasus pandemi Covid – 19 ini, Kapolres pun mengingat kan warga harus tetap waspada.

“Dampak pandemi Covid-19, bisa menimbulkan orang kehilangan pekerjaan dan kesulitan untuk mencari nafkah. Hal itu bisa menimbulkan kasus baru karena orang bisa nekad melakukan tindak pidana. Oleh karena itu warga harus tetap waspada karena kriminalitas bisa muncul kapan saja”, himbau Kapolres.

Pos terkait

banner 468x60