Berahir Kondusif Aspirasi LSM Penjara Diakomodatif Dinas Pendidikan Jabar

Pewarta: Arifin

Koran SINAR PAGI (Kota Bandung)-, Ketua Umum Pusat Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Penjara Andi Halim bersama ratusan anggotanya menyampaikan aspirasi ke kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat. Hadir pejabat Sekertaris Dinas Pendidikan Jawa Barat, Wahyu Wijaya didampingi pengawas Penerimaan Peserta Didik Baru.

M. Tohir Barabba Ketua DPW LSM Penjara Bogor Raya saat disambut pejabat Dinas Pendidikan menyampaikan aspirasi tentang siswa yang menurutnya layak diterima di sekolah negeri namun tidak diterima. Mereka menyampaikan keluhannya kepada LSM Penjara, dan kami sampaikan kepada bapak-bapak pejabat yang membuat aturan & memiliki kewenangan. Kedatangan kami dari perwakilan orang tua siswa di wilayah Bogor raya bersama Bandung Raya menyampaikan aspirasi dengan harapan ada kebijakan dari dinas setelah pertemuan ini, ucapnya mewakili peserta aksi.

Ketua Umum LSM Penjara Andi Halim saat dimintai keterangannya dilingkungan kantor Dinas Pendidikan kepada media menjelaskan ada laporan yang masuk terkait permasalahan di KCD 2 Kota Bogor dan Depok, banyak oknum yang menitipkan siswa padahal bukan orang tua siswanya, adanya PPDB online dan non online, ada ketidak adilan. Dan ada tindak pidana korupsi yang sedang dilidik menjadi perhatian khusus LSM Penjara.

Selain itu ada 80 anak anggota LSM Penjara yang masuk zonasi tapi tidak diterima. Kami mempertanyakan apa rumusnya ketika seperti itu, kedatangan kami langsung ke kantor dinas membawa catatan dan kesimpulan dari PPDB agar adanya sikap akomodatif dari dinas.

Pada pertemuan bersama LSM Penjara bersama Sekdis Pendidikan, Wahyu Wijaya menyampaikan mohon maaf karena kepala dinas tidak bisa menemui langsung, beliau sedang ada acara diluar. Kami ucapkan terimakasih atas penyampaian aspirasi dari LSM Penjara. Kami akan pahami, akomodir lalu disampaikan ke kepala dinas untuk diputuskan.

LSM Penjara adalah rekan kami, mereka menyampaikan keluhan dan kritikan. Kami terima sebagai perbaikan agar sesuai dengan harapan masyarakat. Pertemuan ini menjadi bahan evaluasi dan silahturahmi yang akan berlanjut, ucapnya

(95)