Wakil Ketua DPRD Jabar Minta Pemprov Jabar Perketat Protokol Kesehatan di Era AKB

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Dwi

Koran SINAR PAGI,Bandung,-Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Oleh Soleh, mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta meminta pemerintah daerah di 27 kabupaten dan kota di Jabar untuk tidak kendor dalam menyosialisasikan pentingnya masyarakat mematuhi protokol kesehataan di saat adapatasi kebiasan baru (AKB).

“Covid-19 belum hilang, kita tetap harus waspada, dan pemprov tidak boleh lengah untuk memperketat protokoler kesehatan. Tidak terkecuali gerakan pakai masker cuci tangan, dan jaga jarak,” kata Oleh di Bandung, Selasa (7/7)lalu.

Oleh yang didaulat jadi inisator Gerakan Jabar Bermasker ini juga meminta pemerintah untuk setegas-tegasnya memberik hukuman kepada pihak manapun dan siapa pun yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“Utamanya masker, kalau menurut saya bermasker itu wajib, selain menjaga kesehatan seperti cuci tangan, jaga jarak,” katanya.

Pengetatan protokoler kesehatan ini sangat penting, kata Oleh yang juga Ketua BPKPRMI Jawa Barat ini, karena bila tidak dilakukan, maka akan terjadi gelombang kedua penularan Covid-19 di Jabar. Kondisinya bisa lebih parah dari gelombang sebelumnya.

Untuknya, ekonomi penting berjalan, tapi kesehatan juga lebih penting.

“Jika itu diabaikan, karena tidak ada kesadaraan dari semua lapisan masyarakat, maka tidak menutup kemungkinan Jabar akan menjadi zona merah kembali. Itu yang tidak kami harapkan, ayo kita sadari, bahwa kedaan ini belum benar-benar normal,” ujarnya.

Tidak bosan, meski memasuki adaptasi kebiasaan baru atau new normal, Oleh Soleh tetap membagi-bagikan masker serta mengimbau masyarakat untuk istikamah mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

Politisi PKB tersebut sempat membagi-bagikan masker ke sejumlah lembaga pondok pesantren, lembaga keagamaan, dan sejumlah pasar yang berada di Kota Tasik dan Kabupaten Tasikmalaya.

“Meski kita sudah masuk AKB atau new normal tapi saya minta masyarakat untuk tetap istikamah melakukan protokoler kesehatan di setiap kegiatan, kapan pun dan di mana pun berada, walau Jabar masuk secara sebagian zona hijau,” tuturnya.

Pos terkait

banner 468x60