Empat Pelaku Pencurian BTS Tower Berhasil Diringkus Polisi

Pewarta : Ayi Suherman

Koran SINAR PAGI, Kab Sukabumi,- Polres Sukabumi berhasil mengungkap 4 pelaku tindak kejahatan pencurian dan pengrusakan Base Transcever Station (BTS) modul atau perangkat tower di wilayah hukum Polres Sukabumi.

Dalam keterangan konferensi pers Kapolres Sukabumi AKBP Mokhamad Lukman Syarif mengatakan kepada awak media, tersangka pada awalnya berpura-pura menjadi petugas dari vendor yang melakukan perawatan tower. Selasa (14/07/20).

Lalu dengan menggunakan kunci palsu pelaku masuk ke area tower dan membongkar atau merusak perangkat tower, selanjutnya mengambil perangkat tower seperti modul base band ubbp E4 dan E6.

Dari keterangan pelaku bahwa pencurian tersebut sudah dilakukan pada bulan Januari 2020, dan selain melakukan pencurian di wilayah Kabupaten Sukabumi, pelaku juga pernah melakukan di beberapa tempat lainnya, seperti di Bandung, Jakarta, Bekasi, Tanggerang dan Tasik,” ungkapnya.

Para pelaku sebelumnya melakukan hunting tower yang berada di wilayah tersebut, selanjutnya pelaku berpura-pura menjadi petugas dari vendor untuk masuk ke area tower tersebut melakukan perawatan.

Pelaku mengambil paksa dan merusak BTS dan mengambil modul atau perangkat tower, selanjutnya perangkat tower tersebut dijual per pcs seharga 700 ribu. Dalam satu tower rata-rata perangkat yang bisa diambil 2 sampai 3 pcs. Dalam satu hari atau dalam sekali kerja bisa melakukan pencurian di 7 tower,” jelasnya.

Sementara salah satu pelaku dapat diamankan oleh anggota Satreskrim Polres Sukabumi di daerah gerbang tol Cigombong, dan selanjutnya Reskrim Polres melakukan mengembangkan bekerjasama dengan Polda Metro Jaya dan berhasil menangkap tiga pelaku lainnya,”pungkasnya.

Adapun barang bukti yang di sita oleh polisi satu unit mobil, peralatan kunci, empat belas unit UBBP (prosesor BTS untuk sinyal), satu unit modul Baseband (prosesor BTS untuk sinyal).

Sementara pasal yang disangkakan kepada tersangka kasus pencurian dan pengrusakan Pasal 363 ayat (1) ke 3,4,5E KUHP, dengan hukuman penjara selama 5 tahun.

(6)