Komisi II DPRD Jeneponto Kembali Laksanakan RDP Dengan Dinas Perdagin

Pewarta : Syam Awing

Koran SINAR PAGI, Kab.Jeneponto,- Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kab.Jeneponto, Muh Jafar Kr Siama menjadi bulan – bulanan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPRD Kab.Jeneponto terkait pengelolaan pasar yang ada di Jeneponto utamanya Pasar Allu dan Pasar Karisa, Senin (29/06/20).

Rapat Dengar Pendapat tersebut dipimpin oleh Ketua komisi II DPRD Jeneponto, Hanafi,SE.,MM dari Fraksi PAN.

Anggota Komisi II DPRD Jeneponto lebih banyak menyoroti terkait menjamurnya lapak di Pasar Karisa yang terus bertambah, “Ini butuh penanganan ekstra, kepiawaian dan perhatian pada instansi terkait,” katanya.

Lain halnya dengan kondisi di Pasar Allu yang sampai sekarang peruntukannya belum jelas, menurut Ketua AMUBA Bangkala, Amrullah, sampai detik ini data dari Kepala Pasar Allu maupun dari Kadis Perdagin Jeneponto tidak jelas, karena publik tidak bisa mengaksesnya sehingga dugaan kongkalikong menguat, “Ada yang diperjualbelikan,” urai Amrullah.

Dan dalam waktu dekat pihak Amuba Bangkala akan melaporkan kepada pihak yang berwajib terkait kisruh Pasar Allu, “Kalau sudah berkasus, nanti kiat lihat bersama – sama siapa sutradaranya selama ini,” tandas Amrullah.

Komisi II DPRD Jeneponto berharap, Dinas Perdagin Jeneponto bekerja dengan baik, sesuai dengan tupoksinya tanpa ada kepentingan pribadi didalamnya.

“Hilangkan ego dan kepentingan pribadi kalau mau kinerja baik,” kata Hanafi Sewang.

Dalam kesempatan tersebut, Muh Jafar kr Siama berjanji dalam 2 (dua) minggu kedepan 200 lebih pengguna kios dan sejenisnya akan dibuatkan Surat Keputusan (SK) terkait peruntukan penggunaannya, kepada siapa dan siapa berhak memakainya sesuai dengan data dari Perdagin.

(7)