Ditengah Pandemi Covid 19, Wali Kelas SMPN 2 Binamu Antarkan Langsung Raport Kerumah Muridnya

Pewarta : Syam Awing

Koran SINAR PAGI, Kab.Jeneponto,– Disusana pandemi Covid 19, penyerahan hasil belajar siswa (Rapor) SMP N 2 Binamu, Kab.Jeneponto, dilakukan secara delivery, dimana para wali kelas mengantarkan langsung Rapor kerumah siswa – siswinya dengan tetap memperhatikan keamanan protokelr Covid 19.

Menurut Kepala SMP Negeri 2 Binamu, Basri,S.Pd.MM, ini baru kali pertama dilakukan, berdasar pada edaran Gubernur Sulawesi Selatan, yang melarang siswa -siswi datang kesekolah, memgingat masih tingginya angka penyebaran virus Corona 19 di Sulawesi Selatan.

“Sejak tgl 20 Juni – 02 Juli 2020, Gubernur Sulawesi Selatan melarang para siswa untuk datang ke sekolah, karena tingkat penyebaran Covid 19 yanh masih tinggi, jadi langkah yang ditempuh kepala sekolah bersama para wali kelas adalah sistem delivery atau di antarkan langsung kerumahnya 1 persatu untuk memotong matai rantai penyebaran virus Corona 19 disekolah,” terangnya.

Menurut Basri, para wali kelas dan orang tua siswa berharap wabah virus Corona segera berakhir, sehingga sekolah bisa dibuka kembali, pasalnya menurut mereka, proses pembelajaran daring dirumah dinilai tidak efektif, karena ada beberapa faktor, seperti, tidak semua siswa memiliki Hp androi,

Selain itu, jaringan internet tidak disemua daerah bagus, kuota inyernet siswa pun terkadang tidak cukup untuk mengikuti semua materi pembelajaran yang diberikan para guru.

“Kadang biaya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga, karena terbagi dengan biaya untuk membeli kuota internet,” ucapnya.

Sementara orang tua siswa menambahkan, ternyata menjadi seorang guru itu memang sulit dan bikin emosi, “Kalau anak disuruh belajar dan tidak mendengar pasti kita sebagai orangtua marah dan pengen mukul, bagaimana itu guru disekolah, kasihan bukan cuma 1 atau 2 orang anak yang dihadapi, tapi ratusan bahkan sampai ribuan, sementara kita ini hanya 2 atau 5 orang na kita sudah kewalahan dalam mengawasi dan membimbing dirumah,” tandasnya.

(23)