Masa Pandemi Virus Corona, Bukan Halangan Bagi SMPN 2 Binamu Untuk Berprestasi

Pewarta : Syam Awing

Koran SINAR PAGI, Kab.Jeneponto,- Masa pandemi Virus Corona yang telah berlangsung lebih dari 3 (tiga) bulan terakhir ini, tidak menjadi sebuah halangan bagi siswa – siswi SMPN 2 Binamu untuk berprestasi.

Dalam Lomba Matematika Region Bantaeng yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Matematika Universitas Hassanudin pada tanggal 7 Maret 2020 lalu, Diah Paramitha Nursih Siswi Kelas VII.8 SMPN 2 Binamu berhasil meraih predikat Juara I.

Dalam lomba yang dilaksanakan di Gedung PGRI Bantaeng tersebut, Diah berhasil menyisihkan 150 peserta lainnya yang berasal dari berbagai sekolah tingkat menengah pertama dari 3 (tiga) Kabupaten yaitu, Kab. Bantaeng, Bulukumba dan Jeneponto.

Selanjutnya, bagi peraih predikat Juara I, II dan III lomba tersebut akan mewakili Regionnya untuk mengikuti lomba serupa menghadapi juara lain dari region masing – masing ditingkat Propinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

“Alhamdulillah siswi SMPN 2 Binamu keluar sebagai Juara I (satu) dan berhasil memgungguli 150 orang pesertalainnya dari tiga Kabupaten,” ucap Basri, Kepala SMPN 2 Binamu, Kamis (25/06/20), disela – sela penyerahan pengahargaan bagi para pemenang lomba.

Selaku Kepala sekolah, Basri mengaku sangat senang dan berterima Kasih kepada siswa dan guru pembimbing atas prestasi yang diraihnya tersebut.

Prestasi yang telah diraih siswa dan gurunya ini, menurut Basri, sangat sesuai dengan Visi – Misi SMPN 2, yakni Menghasilkan Siswa yang berpreatasi dan Guru yang Kreatif serta Inovatif dalam proses pembelajaran disekolah.

“Kita memang punya target agar beberapa mata pelajaran bisa berprestasi dan meraih juara dalam setiap kompetisi termasuk dalam cabang Olahraga, jadi bukan hanya dibidang Akademik tetapi dibidang non akademik juga harus kita genjot lewat bimbingan dan latihan kepada siswa,” tandasnya.

Kepala SMP Negeri 2 Binamu berharap, kedepan prestasi ini bisa lebih ditingkatkan dan dipertahankan, “Mempertahankan itu lebih sulit dari pada merebutnya, paling tidak kita sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti semua cabang lomba, persoalan juara itu persoalan takdir dari Allah SWT, yang penting kita sudah berusaha dan berdoa selanjutnya kita bertawaqqal saja,” pungkasnya.

(23)