H. Deding Ishak Akan Bawa Kabupaten Bandung Manggung Dan Berkah

Pewarta: Mely/Dwi

Koran SINAR PAGI (Kabupaten Bandung)-, Pilkada Bupati Bandung 2020 sudah mulai memuncak untuk penentuan calon dari setiap partai. Tim liputan menyempatkan berkunjung ke H. Deding Ishak calon dari partai Golkar.

“Pengalaman yang panjang di legislatif DPR RI komisi agama, sosial dan hukum, lalu di DPRD Jawa Barat dua priode dan organisasi masyarakat seperti Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia. Dari sana lalu dukungan masyarakat pesantren hingga majelis taklim, perwakilan pengusaha, pelajar, mahasiswa, dan umum menjadi modal untuk kuat bersaing di PILKADA tahun ini” ucapnya kepada media di rumahnya Jl Logam 3 Kota Bandung (14-6-2020)

Banyak program yang akan timnya sosialisasikan dan menjadi arah pembangunan Kabupaten Bandung kedepannya. Mulai dari penanganan sampah, banjir, pengangguran dan masalah sosial lainnya.

Kalau untuk program pengembangan sumber daya manusia, nanti kita programkan satu desa 10 hafizd sejak dini, 5 laki-laki, 5 perempuan. Nanti kita juga untuk mendukung akhlak yang baik kita berdayakan guru ngaji dengan mengalokasikan honor bagi mereka. Untuk program kepemudaan sudah diagendakan pencetakan 100 ribu wirausaha baru dari kalangan milenial.

Dan khusus untuk desa, tema pembangunan yang akan digulirkan yaitu desa digital dan desa pintar. Disana ada santri jaga desa, lalu ada pemasaran digital produk desa. Agar pemerintah daerah lebih dekat kepada masyarakat dijadwalkan makan liwet bersama seminggu sekali di kantor desa, setelah program jum’at bersih untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan harmonis. Ini menjadi agenda Bupati kedepan untuk berkeliling ke setiap desa. Bersama KDI Kabupaten Bandung (Bersih, Kayunngyun, Aman & Harmonis)

H. Deding juga menargetkan untuk peningkatan APBD Kabupaten Bandung. Perlu ada Badan usaha milik daerah /BUMD dengan potensi agro wisata. Jadi lebih serius untuk mengembangkan potensi daerah ini dan akan menyerap banyak tenaga kerja.

Pembangunan kabupaten kedepan, kita akan sinergiskan dengan pemerintah provinsi dan pusat. Jadi kalau ada kekurangan dana untuk membangun daerah. Kita akan kordinasi dengan gubernur dan pemerintah pusat, hal ini sangat mudah karena saya memiliki pengalaman untuk itu. Atau kita bisa memanfaatkan dana dari sumber tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)

Informasi yang dihimpun media, H.Deding Ishak sudah mumpuni dan berpengalaman sebagai tokoh politik. Pribadi yang memiliki jiwa pengabdian kepada masyarakat punya keberanian dalam mengeluarkan pendapat, mempunyai bidang keilmuan yang cukup luas dalam bidang agama, pemerintahan dan kemasyarakatan, serta mampu bekerja dengan berbagai pihak dan sebagainya.

(5)