Anak Mandiri Adalah Aset Masa Depan Keluarga

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Avenk

Koran SINAR PAGI, Sukabumi,- Anak adalah aset masa depan bagi keluarga. Setiap orangtua pasti ingin anaknya menjadi orang yang mandiri dan sukses mencapai cita-citanya.

Untuk itu, mendidik anak agar mandiri sebagai bekal hidupnya kelak menjadi tugas penting orangtua dalam membesarkan anak, pasalnya, anak tidak mungkin akan selalu mengandalkan orangtuanya, sehingga kemandirian anak perlu disiapkan sedini mungkin, agar mereka siap menjalani hidup yang sesungguhnya.

Menurut para ahli, Kemandirian anak ini tak lepas dari pola asuh yang diterapkan orangtua. Pola asuh yang permisif atau terlalu memanjakan akan menghasilkan anak yang tidak mandiri.

Selain itu, komunikasi yang intens dengan anak ditengah kesibukan pekerjaan, menjadi satu hal yang tidak dianjurkan untuk diabaikan para orangtua, karena melalui komukasilah orangtua akan mengenali karakteristik sesungguhnya dari anak.

Demikian hal nya yang dilakukan Nina Nuryani,S.IP salah satu Pegawai Negeri Sipil di RSUD Palabuhan Ratu Kab.Sukabumi, dia mengaku selalu menjalin komunikasi secara intens dengan putrinya yang bernama Nindy Cahyani (10) siswi kelas V, SDIT Aisyiah, ditengah kesibukannya menjalankan tugas, walaupun hanya melalui alat komunikasi.

“Sebagai orangtua yang sibuk dengan pekerjaan, terus terang kami bangga dengannya, dia begitu mandiri, dia berhasil lulus Tahfidz Qur’an 30 Juz, walaupun hanya dipantau jarak jauh, ternyata dia mampu belajar mandiri untuk mengikuti Penilaian Akhir Tahun (PAT) online, Alhamdulillah, dia berhasil,” ucapnya haru.

Diakuinya, rasa khawatir dan sedih karena tidak bisa mendampingi anaknya setiap saat, layaknya ibu yang lain kadang menyeruak dari lubuk hatinya, sehingga ketika memiliki waktu luang, dia memanfaatkannya sebaik mungkin untuk memberi perhatian kepada putri hasil buah cintanya dengan Edi Heryadi,M.Si yang kini bertugas di BNN Kuningan.

“Seringkali rasa sedih dan khawatir muncul, apalagi saat hujan, dia suka nelepon sambil nangis, saya bingung karena sedang di kantor di Palabuhan Ratu,” ujarnya.

Lewat tulisan ini, Nina mengucapkan pesan manis untuk putri tercintanya Nindy Cahyani, “Tetap jadi anak yang solehah, selalu jadi kebanggaan ayah dan bunda, kuat, tegar dan tidak cengeng kalau bunda nya sedang kerja, bunda sayang kamu,” tutupnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90