LSM Cakra Ajukan Permohonan Hearing, Terkait BPNT Kepada DPRD Kab.Tulungagung

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Ok

Koran SINARPAGI, Kab. Tulungagung,- Totok Yulianto selaku Ketua LSM CAKRA telah menyatakan Pada tanggal 02 Juni 2020 telah berkirim surat ke Yth. Ketua DPRD Tulungagung dengan nomor surat: 52/CAKRA/k.h/VI/2020 perihal permohonan Hearing terkait penyaluran BPNT yang diduga tidak sesuai dengan PEDUM, dimana terdapat indikasi monopoli dalam penyaluran sembako ke KPM sehingga KPM dirugikan dalam hal ini, yang mana Keluarga penerima manfaat ( KPM ) di beri sembako dalam bentuk paketan sehingga KPM tidak bisa memilih E-Warung yang menyediakan barang bermutu dengan harga murah, contoh : KPM harus menerima paketan berupa beras 12,5Kg dan 20 butir telur dengan harga Rp 180.000 pada hal sesuai sampling dilapangan paketan tersebut senilai ±Rp 150.000 jadi hitung sendiri kerugian KPM.

Selain itu ada informasi BUMDES ikut ikutan menjadi E-Warung tunggal dalam program dimaksud padahal dalam pedum sangat jelas dimana BUMDES tidak boleh menjadi E-Warung

Untuk itu LSM CAKRA mengambil sikap berkirim surat ke Yth. Ketua DPRD Tulungagung dalam rangka permohonan hearing agar tumpang tidih dalam program tersebut segera mendapatkan solusi terbaik untuk masyarakat miskin penerima KPM. Ketua LSM CAKRA disini juga menambahkan pernyataan “sampai saat ini surat kami belum di respon oleh Yth. Ketua DPRD Tulungagung dan besok akan kami susul surat ke berikutnya dan jika surat ini tidak direspon maka kami serahkan kepada masyarakat untuk menggugah hati Yth. Ketua DPRD Tulungagung” Ujar Totok selaku Ketua LSM CAKRA.

Pos terkait

banner 468x60