Berkontribusi Untuk Negeri Berperan Di Masyarakat Internasional

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Bandung)-, Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang bertepatan dengan 75 tahun usia ideologi bangsa. Jurnalis koransinarpagijuara.com membuka interaktif bersama narasumber atas nama Trifty Qurrota Aini M.Sc yang merupakan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Alumni pacsa sarjana dari kampus Northumbria university di Newcastle Inggris. Memiliki jejak prestasi dan relasi hingga tingkat internasional. Diharapkan dapat menginspirasi bangsa untuk berperan mengharumkan nama Indonesia di mata dunia atau melestarikan perdamaian dunia. Berikut isi interaktifnya;

Dengan bertambahnya penduduk Indonesia atau penduduk bumi saat ini. Potensi konflik kepentingan dan gesekan ideologi antar bangsa selalu menjadi permasalahan bersama dalam melestarikan peradaban.

Menurut Bu Trifty setelah kuliah di luar negeri lalu kembali ke Indonesia, dari setiap bangsa pasti memiliki kelebihannya masing-masing. Jika dibandingkan Indonesia dengan negara lain apa yang dapat dibanggakan dan apa yang perlu disempurnakan untuk kemajuan bangsa kedepannya?…

Bangsa Indonesia memiliki karakter yang baik, saling membantu satu sama lain, bahkan terkenal sangat ramah. Menurut teman-teman saya dari negara lain, Bangsa Indonesia terkenal dengan budaya yang sangat bagus dan beragam. Hal ini sangat membanggakan

Langkah apa yang telah dibangun Bu Trifty dengan bekal ilmu yang diperoleh dari kampus luar negeri melalui beasiswa LPDP untuk mengharumkan nama Indonesia?…

Dengan cara terus berprestasi di bidang yang saya geluti, sehingga memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat Indonesia

Bu Trifty sudah terkenal sebagai muslimah yang aktif berorganisasi. Dengan jumlah penduduk muslim di Indonesia yang dominan. Padangan Ibu tentang muslimah yang mampu menghadirkan Islam sebagai rahmatan lil’alamin bagaimana mewujudkannya?…

Mewujudkannya dengan cara meneladani Nabi Muhammad SAW, karena beliau memiliki akhlakul karimah yang membawa kemashlahatan bagi umat.

Bu Trifty saat ini untuk komunikasi denga relasi antar negara tidak sulit karena memiliki kepadaian linguistik. Bagi sang muslimah milenia bagaiamana tahapan sederhananya agar memiliki bakat itu?….

Kalau saya sendiri, itu karena berteman dengan banyak masyarakat Internasional, sehingga secara otomatis kemampuan berbahasa asing meningkat. Kita juga bisa belajar secara mandiri di internet, karena sudah banyak sekali channel khusus English learners di internet.

Terahir, ada cita-cita pendiri bangsa dan ungkapan Internasionalisme tidak dapat hidup subur, kalau tidak berakar di dalam buminya nasionalisme. Nasionalisme tidak dapat hidup subur, kalau tidak hidup dalam taman- sarinya internasionalisme. Jadi, dua hal ini, saudara-saudara, prinsip 1 dan prinsip 2. Lalu adanya petuah juga bahwa “Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah. Tapi perjuangan kalian akan lebih berat, karena melawan saudara sendiri,” itulah yang pernah dikatakan Ir. Soekarno, presiden pertama Republik Indonesia. Pandangan ibu tentang pemerintahan saat ini dan masyarakatnya agar teteap menjaga persatuan Indonesia dan terbangunnya keadilan sosial bagaimana?….

Agar tercipta persatuan Indonesia, kita harus lebih mendalami kecintaan kita terhadap tanah air. Lebih banyak mengenal budaya tradisional, sehingga rasa nasionalisme kita lambat laun akan semakin kuat.

(29)