Tim Pegasus Polres Jeneponto Ringkus Pelaku Pencurian Dengan Pemberatan

Pewarta : Syam Awing

Koran SINAR PAGI, Kab.Jeneponto,- Team Pegasus Polres Jeneponto yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim, Iptu Andri Kurniawan dan Kanit Resmob Aipda Abd.Rasyad diback up oleh Resmob Polda Sulsel dibawah pimpinan Kompol Edi Sabhara MB berhasil meringkus Sandi (28) seorang pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) warga Jl.Kelara Kel.Empoang, Kec.Binamu,Kab.Jeneponto dan Putri Azuhra Dewi Maharani (19) warga Kota Makassar, yang menjualkan barang berupa HP hasil curian pelaku, milik Marsita (52) warga Jalan Kelara Kel.Empoang Kec.Binamu,Kab.Jeneponto.

Siungkapkan Kasat Reskrim Polres Jeneponto, Iptu Andri Kurniawan, pelaku masuk kedalam rumah melalui pintu utama dengn cara merusaknya, kemudian masuk kedalam kamar dan mengambil 1 unit HP Vivo y91, 1 unit notebook warna pink, dan uang sebesar Rp.6.000.000,-

Team Pegasus, berhasil menangkap para pelaku kejahatan ini setelah mendapat informasi dari keterangan Ratna, salah seorang warga yang melaporkan bahwa yang menjual HP tersebut seorang perempuan bersama suaminya melalui media online FB di Marketing Makassar.

Berdasarkan informasi tersebut Team Pegasus kemudian melakukan penyelidikan dan didapatkan informasi bahwa orang tersebut berada di kota Makassar.

Putri Maharani alias Rani berhasil ditangkap terlebih dulu dan dari keterangannya HP tersebut diberikan oleh pelaku Sandi, yang ditangkap kemudian.

Saat dilakukan penangkapan, pelaku berusaha melarikan diri dengan cara merusak dinding dan lemari kemudian naik keatap rumah. Polis bahkan sempat kehilangan jejak pelaku, namun setelah dilakukan pencarian, akhirnya pelaku berhasil ditemukan bersembunyi di dalam drum berisi air disebuah rumah kosong.

Selanjutnya, ditengah perjalanan menuju Jeneponto, saat sebagian anggota team sedang melaksanakan Sholat Subuh, dan hanya dijaga oleh satu orang petugas, pelaku nekad melompat dari mobil, sehingga anggota Kepolisian yang tengah sholat pun berhenti untuk membantu pengejaran.

Sempat diberikan tembakan peringatan, namun diabaikan dan pelaku terus berlari, khawatir buruannya lepas, Polisi pun akhirnya melakukan tindakan terukur dan pelaku tersungkur setelah timah panas bersarang dibetis dan kaki kirinya.

“Menurut pengakuan pelaku, HP curian sudah dijual dan uang hasil penjualannya sudah habis digunakan untuk keperluan pelaku, sementara notebook masih disimpan dirumahnya di Jalan Ablam,” jelas Kasat Reskrim Polres Jeneponto.

Disebutkan, pelaku juga merupakan DPO Polrestabes Makassar dalam kasus perampokan uang tunai sebesar Rp.120.000.000,-

Barang bukti kejahatan yang disita petugas dari pelaku berupa 1 (satu) Unit HP Vivo y91 warna biru dan 1 (satu) unit notebook warna pink.

(4)