Ombudsman Sumsel Nilai Rumah Singgah Untuk Tenaga Medis Sudah Sangat Baik

Pewarta : Heri Kusnadi

Koran SINAR PAGI, Ogan Ilir,- Dalam kunjungannya ke DPRD Kabupaten Ogan Ilir (OI) Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel) pada kamis (28/05/20), pihak Ombudsman Sumsel dalam hal ini Ketua Ombudsman Sumsel, M.Adrian Agustiansyah yang didampingi Ketua DPRD OI Soeharto Hs saat meninjau lokasi rumah singgah bagi Tenaga Medis mengatakan bahwa rumah singgah tersebut sudah cukup baik.

“Ya paling tidak ini kan sudah memanfaatkan fasilitas yang ada, kita paham kalau dikondisi covid19 ini kan tidak pernah ada satu daerah pun yang mempersiapkannya, tentu kita sambut terobosan pemerintah daerah yang memanfaatkan fasilitas yang ada, sama seperti di sumsel yang memanfaatkan misalnya wisma atlet untuk para ODP dan para Tenaga Kesehatan (Nakes) juga, nah di Ogan Ilir mungkin yang seperti wisma atlet tidak ada, adanya yang seperti ini,” katanya.

Ditambahkannya, pihak DPRD OI bersedia tempat atau ruang kerja ini dipakai, “Kalau kita lihat fasilitas tadi cukup baik, ada kulkas, kamar mandi bagus, tempat tidur, kalau yang memang dari DPRD OI kan ada kursi dan meja, sama tempat tidur lipat tadi, tapi nampaknya tadi dari Nakes tadi sudah ada juga beberapa yang membawa memang kasur tempat pasien, cuma memang nanti maksud saya kalau memang ini nanti bakal rame, maka untuk ODP dan juga nakes mungkin harus standby, mungkin semacam bagian administrasinya agar nanti kan seperti yang dikeluhkan oleh nakes mereka tidak tahu,” paparnya.

Dikatakannya bahwa nantinya jika ruang ini penuh, maka salah satu temuan dan bahan kita nanti mendengar penjelasan pihak Dinkes, pihak RSUD, jadi langkah kedepan kita bisa tahu, karena kita paham bahwa di beberapa daerah lain juga sudah full semua.

“Seperti dipalembang itu ruang isolasinya full semua, dan untung ada wisma altlet yang masih cukup banyak, walaupun memang disini kan kerjasamanya kalau yang PDP misalnya baliknya langsung ke wisma atlet palembang juga, makanya kan ada ke khawatiran juga kalau wisma atlet di palembang nantinya penuh juga,” ujarnya.

(54)