Pemda Banyumas Pertahankan Opini WTP ke-9 Kali

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Banyumas)-, Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk kesembilan kalinya menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Banyumas Tahun Anggaran 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indoneisa (BPK RI) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah.

LHP LKPD tersebut diserahkan secara virtual oleh Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Tengah Ayub Amali kepada Bupati Banyumas Achmad Husein dan Ketua DPRD Kabupaten Banyumas Budhi Setiawan, melalui Vicon di Sasana Wilis, Rumah Dinas Bupati Banyumas, Selasa (19/5) siang. Penyerahan tersebut berbarengan dengan kepada tiga pemerintah daerah lain yaitu Kabupaten Rembang, Kota Magelang dan Kota Tegal.

Laporan disampaikan dengan menunjukkan dokumen LHP melalui share screen zoom setelah sebelumnya dilakukan penandatanganan Berita Acara Serah Terima LHP oleh masing-masing pihak.

Bupati Banyumas, Achmad Husein, mengatakan raihan prestasi ini berkat sinergisitas seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Banyumas bersama DPRD Kabupaten Banyumas. Bisa mempertahankan selama 9 kali berturut-turut, menurutnya sesuatu yang membutuhkan kerja keras semua pihak, dalam melakukan pengelolaan keuangan daerah yang baik, efektif, transparan dan akuntabel.

“Alhamdulillah, Kabupaten Banyumas memperoleh opini WTP berturut-turut untuk yang ke 9 kalinya, semoga opini WTP ini bisa memberi spirit jajaran aparatur Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam meningkatkan kinerja dalam memberikan layanan publik,” kata Husein

Husein juga menyampaikan terima kasih kepada BPK yang telah mempercayai Kabupaten Banyumas untuk kesembilan kalinya mendapatkan predikat WTP. Hal ini bukanlah hal yang mudah karena dibutuhkan perjuangan dan kerja keras dari jajaran Pemkab Banyumas. Pencapaian itu menurutnya, merupakan buah kebersamaan dan bentuk ketaatan terhadap perundang-undangan, pelaksanaan SPI, serta pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Sementara Ketua DPRD dr Budhi Setiawan, mengapresiasi prestasi yang dicapai Pemkab Banyumas secara berturut-turut untuk ke 9 kalinya meraih WTP. Menurutnya Banyumas dinyatakan WTP yang ke 9 kalinya, merupakan prestasi luar biasa, tentu itu semua kerja keras eksekutif bersama legislatif. Namun eksekutif harus lebih cermat dalam pengelolaan aset daerah seperti yang dipesankan Kepala BPK.

“Semoga kedepan bisa lebih teliti, lebih cermat dalam memperbaiki laporan aset agar lebih baik lagi,” katanya

(7)