Sambut Lebaran Kilau Indonesia Mulai Bagikan 1000 Kado Ke Wilayah Terpelosok

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Indramayu)-, Kilau Indonesia yang merupakan lembaga kemanusiaan yang memberdayakan program pendidikan, sosial dan tanggap bencana. Pada setiap programnya dalam setiap tahun menjelang hari Raya Idul Fitri. Kilau menggelar program berbagi 1000 kado lebaran yang diperuntukan untuk anak-anak yatim, dhuafa, jompo dan membagikan paket Qur’an beserta iqro di mushola-mushola terpelosok. Adapun wilayah binaanya yang berada di wilayah Kabupaten Indramayu, Sumedang, Bandung, Majalengka dan Tobelo (Maluku).

Kepala bidang pemberdayaan Kilau Indonesia Rosiana mengungkapkan, kegiatan kado lebaran ini merupakan agenda rutin Kilau pada bulan Ramadhan setiap tahunnya, dimana program ini diadakan beruturut-turut dari mulai kegiatan Tarhib ramadhan, Buka puasa bersama 1000 anak yatim dhuafa dan diakhiri dengan pembagian 1000 kado lebaran ini.

Disebutkan oleh Rosiana, progres yang sudah dicanangkan ini akan terus tetap dilaksanakan meskipun kondisi bahaya pandemi ini masih terus berlangsung selama bulan Ramadhan. Sehingga tarhib ramadhan ditiadakan, agenda buka puasa dibagikan secara door to door oleh Kilau Indonesia dan membagikanya langsung kepada anak-anak, Sehingga program berbagi 1000 kado lebaran ini pun tetap dilaksanakan.

Rosiana menyebutkan, bahwa rencana penyebaran 1000 kado lebaran ini akan dibagikan langsung oleh tim Kilau, yakni dibagi sesuai dengan kebutuhan dan diterima oleh anak-anak yatim, dhuafa, jompo wilayah binaan. Karena Kilau mempunyai wilayah binaan yang tersebar di seluruh wilayah binaan, dikumpulkan dalam program bimbingan belajarĀ  gratis untuk anak-anak tahfidz dan umum di wilayah-wilayah terpelosok.

“Terhitung pada hari ke 3 menjelang penyebaran ini Kilau sudah berkeliling di wilayah Sumedang dan Indramayu kota dan sudah membagikan sebanyak 480 kado dengan target 1000 kado sampai menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti .” Rinci Rosi yang turut serta membagikan kado lebaran ini sembari berkeliling membagikanya secara langsung kepada anak-anak binaan.

Program ini adalah sebagai bentuk apresiasi dan hadiah untuk anak-anak menilik Idul fitri merupakan hari yang sangat spesial untuk mereka dan bagaimanapun keadaanya, kita harus tetap selalu berupaya untuk membuatnya menjadi istimewa. Kegiatan ini pun dibarengi dengan penyuluhan kepada anak-anak supaya tetap di rumah saja dan tetap merasakan nuansa idul fitri dengan cara mereka masing-masing.

(5)