Pencurian Ternak di Tambaksari dan 3 Aksi Kejahatan Ditengah Wabah Covid-19 Terungkap

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : A Y Saputra

Koran SINAR PAGI, Kan.Ciamis,- Kapolres Ciamis, AKBP Dony Eka Putra didampingi oleh Plt Kasat Reskrim IPTU Asep Misman, Plt Kasubag Humas, IPTU Magdalena dan KBO Reskrim IPTU Agus Hartadi, melaksanakan kegiatan Konferensi pers terkait dengan pengungkapan 4 kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan kendaraan sepeda motor yang dilakukan EM (21), warga Kp Mekarsari, Desa Hegarmanah, Kec.Sukalaya, Kab.Cianjur.

Dengan modus operandi pelaku berpura-pura akan membeli sepeda motor merk Kawasaki KR 150 K (Ninja RR), Warna hitam, Tahun 2009, No Pol : Z 4561 WK, Noka : MH4KR150K9KP25759, Nosin : KR150KEP25859.

Kemudian pelaku EM mencoba terlebih dahulu sepeda motor yang akan dibelinya tersebut dan langsung membawanya kabur, dengan TKP depan Alfamart Imbangara Jl. Raya Ciamis Cikoneng Desa Imbangara Kecamatan dan Kabupaten Ciamis

Barang Bukti yang bwrhasil disita dari pelaku EM, 1 unit kendaraan sepeda motor merk Kawasaki KR 150 K (Ninja RR), berikut kunci kontaknya.

Tersangka melanggar pasal 378 dan/atau 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 4 (empat) Tahun.

Selanjutnya kasus tindak pidana Pencurian hewan ternak kambing dengan tersangka C (51), warga Blok 03 Dusun Sukadana Kecamatan Pabuaran Kabupaten Cirebon, M (42), warga Blok Wage Dusun Leuweung Gajah Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon dan SA (39) juga warga Blok Wage Dusun Jatiseeng Kidul Kecanatan Ciledug, Kab.Cirebon.

Adapun modus operandi yang digunakan para pelaku dalam melakukan pencurian kambing di Dusun Sukamulya, Tambaksari, Kab.Ciamis ini adalah dengan cara membuka tali pengikat pintu kandang yang selanjutnya pelaku mengambil kambing yang ada di dalam kandang tersebut, kemudian menjualnya kepada MA (26) warga Dusun 03, Desa Pabuaran Lor Kecamatan Pabuaran Kab.Cirebon.

Barang bukti yang disita petugas dari para pelaku dalam kasus ini antara lain, 1 (satu) unit kendaraan R4 merk Daihatsu Grand Max warna Silver metalik tahun 2019 dengan No Registrasi : E-1846-MN Noka : MHKV3BA6JKK012884 Nosin : K3MH53271 beserta STNK asli dan kunci kontak kendaraan tersebut (sarana kejahatan) dan Uang tunai hasil penjualan ternak curian sebesar Rp. 1.350.000,-.

Atas perbuatan tersangka melanggar pasal 363 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun, sedangakan untuk tersangka MA, selaku penadah, melanggar pasal 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun.

Selanjutnya, tindak pidana pembobolan ATM dengan modus operandi menyelipkan plastik kemasan air mineral pada mesin ATM sehingga kartu ATM korban tidak bisa keluar kemudian diduga kartu tersebut di ambil dan pelaku menguras uang dalam tabungan korban.

Tempat Kejadian Perkara kasus ini adalah diruang ATM BNI Indomart Dusun. Bojong Rt. 05 Rw. 02 Desa. Bojongmengger Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis dengan tersangka M,(43) seorang pedagang, warga Sukaraja, Kampung Pasir Angin Rt.001/004 Kel./Desa Pasirmukti Kecamatan. Citeureup Kabupaten Bogor dan Y (45) seorang Karyawan Swasta, warga Kp. Babakan Rt. 003 Rw. 002 Kel./Desa Tarikolot Kecamatan Citeureup Kabupateb. Bogor serta seorang pelaku berinisial I, (DPO)

Adapun barang bukti yang diamankan dari para pelaku berupa 20 lembar uang kertas pecahan 50.000,-. 1 buah kartu ATM BNI GPN, 1 buah kartu ATM BRI Master Card, 1 buah kartu ATM Mandiri, 1 buah kartu ATM BRI GPN.

Selain diamankan juga 1 (satu) buah Hp Samsung lipat warna Hitam, 1 buah Hp Samsung warna biru, 1 buah Hp Android Oppo warna putih, 1 buah lem korea, 1 buah obeng dengan pegangan warna transfaran, 1 buah potongan gergaji besi berukuran 10,5 Cm warna oren.

Selanjutnya 1 buah alat ganjal yang dibuat sendiri oleh pelaku terbuat dari potongan plastik, contoh bekas plastik gelas air mineral dan 1 unit sepeda motor Yamaha Mio J No. Pol : D-5056-VVBF, No. Sin : 54P831467, berikut STNK dan kunci kontak

Atas perbuatan tersangka melanggar pasal 362 Jo 363 Ayat (4) KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun.

Kasus berikutnya adalah tindak pidana pencurian dengan pemberatan R2 dengan modus operandi, pelaku mengambil 1 unit kendaraan R2, 1 buah Helm dan 1 unit HP dengan cara masuk melui boven jendela rumah dan keluar dengan membuka kunci pintu.

Tempat Kejadian Perkara, rumah Endang Nedi tepatnya di Dusun. Babakan Rt. 022 Rw. 010 Ds. Sindangsari,Kecamatan Kawali.

Sebagai tersangka dalam kasus ini KM (18) belum bekerja, warga Dusun Cintajaya, RT 003 Rw. 001 Ds. Cimanggu Kec.Langkaplancar Kab.Pangandaran.

Barang bukti yang diamankan petugas berupa 1 (unit) kendaraan R2 Merk Honda CB15A1RRFM/T, Nopol Z 5443 VC warna Red-White th. 2012 dan uang tunai sebesar Rp.814.000,-

Atas perbuatan tersangka melanggar Pasal 363 ayat 1 ke-3 ke-4 ke-5 KUHPidana Ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Selanjutnya tindak tindak pidana pencurian uang tunai dengan modus operandi Pelaku mengambil Uang sebesar Rp. 4.700.000,- (empat juta tujuh ratus ribu rupiah) yang di simpan dalam tas milik Sdri. Ena Sri Marlina, Amd Keb.

Tempat Kejadian Perkara, Puskesmas Panawangan, Jln Ciamis – Cirebon KM 30 Ds.Panawangan Kec. Panawangan Kab Ciamis dengan tersangka E (69), warga Dsn.Panawangan RT 08 Rw. 01 Ds. Panawangan Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis dengan barang bukti Uang sebesar Rp.4.700.000,-

Atas perbuatan tersangka tersebut dikembalikan ke Lapas Ciamis untuk dilanjutkan menjalani hukuman.

Pos terkait

banner 468x60