Pemerintah Kecamatan Bojong Melarang Aparatur Desa Menerima BLT DD

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Dede MR

Koran SINAR PAGI, Kab.Purwakarta,- Terkait Pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) yang kini sebagian Pemdes sudah memberikannya kepada Warga Terdampak Covid-19.

Pemerintah Kecamatan Bojong Kabupaten Purwakarta khususnya menghimbau kepada Para Kepala Desa di Wilayah Kecamatan Bojong agar dalam Pendataan yang dinyatakan Warga Terdampak Covid-19 itu betul-betul sesuai kriteria dan Perangkat/Aparatur Desa dilarang menerima BLT DD tersebut.

Camat Bojong H.Wawan Darmawan saat dimintai keterangan awak media, selasa (05/05/20) menyampaikan terkait Pembagian BLT DD oleh Pemerintah Desa se-Kecamatan Bojong diharapkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) betul-betul sesuai kriteria dan dilarang Aparatur Desa dimasukin data sebagai Penerima BLT DD.

“Pokoknya pendataan penerima hak BLT DD tiap desa harus sesuai kenyataan hasil survey pihak desa dilapangan dan seluruh aparatur desa tidak boleh dimasukan data sebagai penerima BLT DD, karena, aparatur desa seperti Ketua RT dan RW itu sudah mendapatkan honor atau Penghasilan Tetap (Siltap) tiap bulan,” ujarnya.

Camat Bojong akan segera menghimbau para Kades di Wilayah Bojong, jika Aparatur Desa ada yang dimasukin data sebagai penerima BLT DD, mohon segera batalkan dan BLT DD sebesar Rp.600 ribu itu harus dialihkan kepada warga yang betul-betul layak menerimanya.

Pos terkait

banner 468x60