Mundurnya Jadwal Pilkada Serentak 2020, Imbas Covid-19, Ini Tanggapan Yudha Sukmagara

Pewarta : Ayi Suherman

Koran SINAR PAGI, Kab.Sukabumi,- Terkait wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) menyebabkan tahapan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada tahun 2020 ditunda.

Di Indonesia terutama Jawab Barat ada delapan Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan Pilkada Serentak, salah satunya di Kabupaten Sukabumi.

Menanggapi penundaaan Pilkada tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara mengatakan, banyak sekali perubahan-perubahan kegiatan dengan adanya Covid-19.

“Kami pun menyesuaikan. Memang banyak hal yang perlu penyesuaian, dikarenakan adanya wabah ini. Keputusan dari pusat pun juga sudah keluar (Pilkada-red) tanggal 9 Desember,” ujar Yudha, saat dihubungi koransinarpagi.com, Sabtu (4/5/2020).

Ketua DPC Partai Gerindra Sukabumi itu pun berharap, Pilkada dapat terlaksana karena warga Kabupaten Sukabumi sudah menunggu pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Namun dirinya pun merasa bingung ketika Pilkada tetap diselenggarakan saat corona belum berakhir.

“Secara teknis pencoblosan bagaimana? Ini panjang ceritanya. Saya rasa apa yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat yaitu 9 Desember. Tentunya kami harus mempersiapkan itu,” imbuhnya.

Ia mengatakan, saat ini ingin fokus untuk penanganan wabah Covid-19, meskipun Pilkada harus disiapkan. Menurutnya, Pilkada tidak akan terselenggara apabila virus corona masih ada.

“Jadi saya rasa sakitnya dulu harus disembuhkan. Dan juga sakitnya ini tidak hanya Covid-19, ekonomi pun juga anjlok, masyarakat pun juga sedang sangat sulit. Biasa keluar rumah, biasa dagang juga sekarang enggak laku,” pungkasnya.

(10)