PDP Warga Kecamatan Tukka, Dirujuk Ke RS Padangsidimpuan

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Amsar Marbun

Koran SINAR PAGI, Pandan,– Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Tapteng Nursyam, mengatakan satu orang warga Kecamatan Tukka, Tapteng ditetapkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan telah dirujuk ke RS Padangsidimpuan di Kota Padangsidimpuan, Provinsi Sumatera Utara pada Sabtu dini hari (02/05/20).

“Satu orang warga Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah, jenis kelamin laki-laki dinyatakan status Pasien Dalam Pengawasan atau PDP setelah mendapatkan hasil pemeriksaan di RSUD Pandan pada Jumat (01/05/20).

Kronologisnya, pada Rabu tanggal 22 April 2020, Pasien tersebut sudah diperiksa di rumahnya oleh Dokter Puskesmas Tukka.

Pasien memiliki keluhan batuk dan sesak, tidak ada riwayat bepergian ke daerah terjangkit COVID-19, serta didiagnosa Bronkhitis,”

Demikian penjelasan Kadis Kesehatan Tapteng Nursyam, di Kantornya, Sabtu sore (02/05/2020)

“Pada hari Rabu tanggal 29 April 2020, pasien kambuh, dan dianjurkan langsung ke RSUD Pandan. Pasien di-nebule dan dilakukan foto Thorax, tetapi sebelum pengobatan, pasien langsung pulang.

Selanjutnya, pada hari Jumat tanggal 1 Mei 2020, Pasien dirujuk dengan Ambulance Puskesmas Tukka ke RSUD Pandan dengan keluhan demam temperatur 37,5ºC, sesak, batuk. Sampainya di RSUD Pandan, Dokter IGD menyarankan untuk Pemerikasaan LEFT.

Hasilnya, Limfosit menurun. Pasien sudah difoto thorax. Kemudian dilakukan Rapid Test 1 samar dan Rapid Test 2. Reaktif. Diagnosa Pasien tersebut adalah Sepsis ec susp. Pneumonia dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hasil Rapid Test Reaktif.

Kemudian, pada Sabtu tanggal 2 Mei 2020 pukul 01.30 WIB, Pasien tersebut dirujuk ke RS Padangsidimpuan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dan untuk dilakukan Tes SWAB,” jelas Kadis Kesehatan Tapteng Nursyam.

“Dengan demikian, telah ada 3 orang warga yang telah ditetapkan status PDP, 2 diantaranya telah meninggal dunia. Hingga saat ini Positif COVID-19 di Kabupaten Tapanuli Tengah Nihil. Kita berharap semoga Pasien yang dirujuk ke RS Padangsidimpuan lekas sembuh dan hasil SWABnya semoga negatif.

Kita hingga saat ini bersama Gugus Tugas terus bekerja dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kabupaten Tapanuli Tengah sebagaimana yang telah diinstruksikan oleh Bupati Tapanuli Tengah Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani yang juga selaku Ketua Gugus Tugas.

Untuk itu, kami senantiasa mengimbau masyarakat agar tetap mengikuti imbauan Pemerintah dalam rangka bersama-sama mencegah penyebaran COVID-19 ini di daerah kita,” kata Nursyam.

Daat ini, jumlah pasien Positif COVID-19 di Tapteng nihil, dan 3 orang telah ditetapkan PDP dimana 2 orang PDP telah tutup usia dan 1 orang PDP dirawat di RS PSP. Selanjutnya 1 orang ODP telah tutup usia, Sebut Nursyam.

Pos terkait

banner 468x60