Ratusan Warga Cidahon Garut Datangi Kantor Camat Pameungpeuk

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Agus Lukman

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,- Warga Kampung Cidahong, Desa Jatimulya, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, berbondong-bondong mendatangi Kantor Kecamatan. Hal ini terjadi pasca beredarnya issu jenazah yang dikirim dari salah satu Rumah Sakit Serang Banten adalah korban covid-19.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga Cidahon datang lebih dari 100 orang usai melaksanakan ibdah buka puasa. Kedatangan mereka hendak mempertanyakan kejelasan isu yang berkembang, serta lambannya pencegahan rapid test yang diminta oleh warga Cidahon.

Kondisi ratusan masyarakat yang datang ke kantor Kecamatan Pameungpeuk, tersebar di media sosial FB, yang dikirim oleh warga yang datang.

Hingga berita ini dilaporkan belum ada keterangan resmi dari pihak Camat Pameungpeuk, Jeje Zaenal Abidin. Namun kedatangan warga Cidahon tersebut dibenarkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Garut, Ricky Rizki Darajat.

“Sebenarnya yang diundang oleh pihak Kecamatan hanya keluarganya saja. Namun warga lainnya ikut. Agendanya hanya akan memberikan penjelasan terkait isu yang beredar,” ujarnya, Kamis (30/4/2020) malam melalui sambungan ponselnya.

Dikatakan Ricky, dari Pemerintah Kabupaten Garut, juga sudah mengutus pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) yang akan menjelaskan status jenazah yang di kirim dari salah satu RS di Serang Banten.

Sementara Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ade Kaca, mengatakan, kedatangan mereka sebenarnya akibat kekecewaan pihak Pemkab Garut dalam melakukan pencegahan paska datanganya jenazah.

“Ini akibat lambatnya pencegahan yang dilakukan oleh Pemkab Garut. Saya selaku anggota DPRD sudah mengingatkan agar gugus tugas covid-19 segera melakukan pencegahan dengan melakukan rapid test serentak,” singkatnya.

Pos terkait

banner 468x60