Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Jeneponto Tembak Mati DPO Napi Narkoba Yang Kabur dari Rutan

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Syam Awing

Koran SINAR PAGI, Kab.Jeneponto,- Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Jeneponto yang dipimpin oleh Kanit Opsnal Ipda Sunardi berhasil melakukan penangkapan terhadap terpidana kasus Narkoba yang melarikan diri beberapa hari lalu dari Rutan Kelas II B Jeneponto, Rabu (29/04/20).

Usman Bin Musu (31) warga Kp.Baddo Pangkayya Desa Tuju, Kec.Bangkala Barat Kab.Jeneponto berhasil ditangkap pada tanggal 28 April 2020 ditempat persembunyiannya setelah melarikan diri pada tanggal 20 April 2020 lalu dari Lapas Kelas II B Jeneponto.

Pasca menerima surat ke Karutan Jeneponto No:W.23.PAS.24-PK.01.01.289 tentang permohonan bantuan penangkapan pelarian WBP (warga binaan pemasyarakatan), Tim Sat Narkoba Polres Jeneponto melakukan pencarian terhadap terpidana dan pada hari Selasa tanggal 28 April 2020, sekitar pukul 23:00 wita, Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Jeneponto mendapat informasi bahwa DPO berada disalah satu rumah warga di Kp.Baddo Pangkayya Desa Tuju Kec.Bangkala Barat Kab.Jeneponto.

Berbekal informasi tersebut, tim langsung bergerak menuju kelokasi atau rumah diduga tempat persembunyian pelaku, dan pada hari Rabu, (29/04/20), sekitar jam 01.00 wita, pelaku berhasil diamankan.

Sebelum berhasil diringkus, pelaku sempat melakukam perlawanan kepada petugas yang akan menangkapnya, dimana saat 2 (dua) anggota tim opsnal menaiki rumah dan pintu untuk memastikan pelaku ada didalam rumah, ternyata pelaku berada diteras rumah yang saat itu dalam kondisi remang – remang.

Polisi melihat pelaku mengayunkan sebilah parang sambil mendekati anggota tim namun anggota langsung mengeluarkan senjata api kemudian menyuruh pelaku untuk tenang dan menyerahkan diri, tapi pelaku tidak menghiraukan dan langsung melompat dari atas rumah, kemudian pelaku terjatuh dan mencabut sebilah badik dan menyerang anggota yang berada di kolong rumah.

Personil Opsnal Sat Narkoba Polres Jeneponto kemudian melakukan tembakan peringatan sebanyak 5x namun tidak diindahkan, malah semakin beringas melakukam perlawanan, sehingga dalam keadaan mendesak dan sangat perlu untuk menyelamatkan anggota dari ancaman yang membahayakan nyawanya, makq dilakukan pelumpuhan dengan dilakukan penembakan ke arah pelaku hingga mengenai paha kanan sebanyak 1 kali.

Kendati sudah mendapat hadiah timah panas dipahanya, pelaku masih saja melakukan perlawanan dengan mengayunkan badiknya kearah anggota sehingga dilakukan penembakan kearah pelaku sebanyak satu kali, dan mengenai punggung sebelah kanan, hingga akhirnya pelaku melepaskan badiknya dari tangannya.

Selanjutmya, anggota Kepolisian langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah Lanto Daeng Pasewang dalam keadaan masih bernafas dan bergerak dalam perjalanan, akan tetapi setelah sampai di rumah sakit, dokter menyatakan bahwa pelaku telah meninggal dunia.

Sebelumnya terpidana menjalani Proses hukum di Sat Narkoba Polres Jeneponto dengan sangkaan Pasal 112 ayat (1) dan pasal 127 ayat (1) huruf A UU RI no 35 2009 tentang narkotika (pengedar dan pengguna).

Pos terkait

banner 468x60