Bupati Tapanuli Tengah Sampaikan LKPJ Tahun 2019 Rapat Paripurna DPRD

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta Amsar Marbun
Koran SINAR PAGI, Pandan,- Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani didampingi Wakil Bupati Tapanuli Tengah Darwin Sitompul menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng),di Ruang Rapat DPRD Tapteng, Kamis (23/04/20).

Rapat Paripurna DPRD Tapteng dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Tapteng Khairul Kiyedi Pasaribu didampingi Wakil Ketua DPRD Tapteng Willy Saputra Silitonga, SH.

Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Bupati Tapanuli Tengah Tahun 2019 kepada DPRD Tapteng.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 13 tahun 2019 tentang Laporan Dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani menyampaikan keprihatinan bersama atas adanya pandemi COVID-19 dan berharap pandemi COVID-19 ini segera cepat berlalu dari Indonesia, khususnya Tapteng.

Gugus Tugas percepatan penanganan COVID-19 telah melakukan upaya antisipasi dan pencegahan dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19, kata Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani.

“Dalam waktu dekat ini, Pemerintah kabupaten Tapanuli Tengah akan menyalurkan kembali bantuan sembako kepada 40.000 KK

Disamping 17.000 karung beras yang sedang disalurkan kepada masyarakat Tapanuli Tengah untuk 17.000 KK dalam rangka menanggulangi dampak yang disebabkan oleh pandemi COVID-19.

Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah tetap mengupayakan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat sehingga masyarakat bisa bangkit dari kondisi bencana covid 19 ini.

Disebutkan, “LKPJ ini adalah progres pelaksanaan pembangunan tahun 2019 dibawah kepemimpinan Bupati bersama Wakil Bupati yang mengacu kepada RPJMD tahun 2017-2022, RKPD, APBD, dan PAPBD Tahun Anggaran 2019. Ujar Bupati,

Dimana program dan kegiatan yang dilaksanakan tahun 2019 telah diuraikan dalam buku LKPJ ini. Dalam pelaksanaan pembangunan, sebagai berikut, bidang pendidikan tahun 2019, membangun dan merehabilitasi 178 ruang kelas SD dan SMP, sehingga sejak tahun 2017 hingga tahun 2019 jumlahnya mencapai 304 ruang kelas dan kita targetkan menjadi 380 ruang kelas tahun 2020.

Pembangunan Perpustakaan, Laboratorium, perbaikan sanitasi Sekolah, pengadaan Mobiler, Buku serta media pembelajaran lainnya.

Sementara itu, tahun 2019 APK SD sebesar 99,58%, APM sebesar 96,51%, dan angka kelulusan 100%, selanjutnya APK SMP/MTS sebesar 95,21%, APM sebesar 90,20% dan angka kelulusan sebesar 100 persen,” ungkap Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani.

“Selanjutnya, pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah juga telah memberikan beasiswa kepada putra putri Tapanuli Tengah untuk tingkat SMA dan Mahasiswa yang berprestasi dari keluarga yang kurang mampu, beasiswa ini diberikan kepada siswa dan mahasiswa yang selain berprestasi, juga tidak merokok.

Khusus beasiswa untuk Mahasiswa diberikan hingga lulus kuliah kecuali Fakultas Kedokteran,” papar Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani.

“Sedangkan pada bidang kesehatan, jumlah masyarakat yang menerima pelayanan kesehatan tahun 2019 antara lain Jampersal bagi 1.311 ibu yang melahirkan, JKN sebanyak 25.000 orang, JKN pemerima bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai dari APBD Kabupaten Tapanuli Tengah sebanyak 160.001 orang dan dari APBD Provinsi Sumatera Utara sebanyak 6.905 Orang.

Memberi pelayanan makan kepada 1 (Satu) orang pendamping pasien rawat inap 3 ( tiga ) kali sehari.

RSUD Pandan telah Diakreditasi oleh komite Akreditasi (KARS) dengan Versi Standard Nasional Akreditasi ( SNARS) edisi 1 Tahun 2019.

RSUD Pandan menjadi satu-satunya di Sumatera Utara dengan tipe C telah diakreditasi dan meraih tingkat Utama atau Rating Level Bintang IV.

Selanjutnya 23 dari 25 Puskesmas yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah telah didiakreditasi oleh kementerian Kesehatan dan 2 ( Dua) Puskesmas lagi akan di Survey Akreditasi tahun 2020.

“Selanjutnya, dibidang Pekerjaan Umum hingga 2019, telah dibangun sekitar 150 km jalan meliputi hotmix sepanjang 119 km dan Lapen 31 km. Untuk tahun 2020 ini sekitar 133 km jalan akan dibangun sehingga total 252 jalan yang menghubungkan pemukiman warga dan sentra produksi.

Selanjutnya telah dibangun 23 unit jembatan, satu jembatan diberi nama Hamzah Al-Fansuri di Barus panjang 100 M x 10 M sebagai Ikon Tapanuli Tengah yang telah menghubungkan beberapa desa yang nyaris terisolasi selama ini.

Selanjutnya pada bidang perumahan dan kawasan pemukiman telah membangun 40 unit rumah tidak layak huni (RTLH) tahun 2019.

Untuk tahun 2020 ini ditingkatkan menjadi 88 unit RTLH, peningkatan penyediaan air minum dan sanitasi untuk mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati dan Wakil Bupati,berkomitmen memberantas narkoba, perjudian, dan tempat tempat maksiat dan telah menutup 937 tempat maksiat yang telah berpululuh tahun beroperasi di Tapanuli Tengah, sehingga menyelamatkan masyarakat dari bahaya penyakit HIV/AIDS dan Narkoba .

Pemberdayaan usaha koperasi dan UMKM agar semakin berdaya saing dan mandiri, membangun pasar tradisional sebanyak 11 unit, memberikan bibit pertanian dan bibit ikan, serta menyalurkan 9 Traktor, 74 Hand Traktor, dan bahkan di akhir tahun ini kita menyalurkan 4 unit traktor roda empat bantuan Kementerian Pertanian kepada kelompok tani di Tapanuli Tengah.

Atas berbagai upaya yang kita lakukan, secara bertahap menurunkan angka kemiskinan dari tahun 2017 sebesar 14,66 persen, kita turunkan menjadi 13,17 persen tahun 2018, dan tahun 2019 menurun menjadi 12,53 persen.

Pada saat ini kita sedang merumuskan alokasi anggaran untuk menindaklanjuti instruksi Presiden terkait refokusing kegiatan dan realokasi anggaran APBD 2020 dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Rapat Paripurna Dewan yang terhormat, garis besar pembangunan Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2019 selengkapnya telah diuraikan dalam buku LKPJ Tahun 2019.

LKPJ ini akan diserahkan kepada Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah untuk dibahas secara internal sebagai bahan untuk merumuskan rekomendasi yang akan disampaikan kepada eksekutif, sedangkan Ranperda dibahas oleh Bapemperda DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah.

Rapat Paripurna ini turut dihadiri Wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul, Forkopimda Tapteng, Ketua, Wakil Ketua DPRD dan Anggota DPRD Kab. Tapteng, Sekdakab Tapteng, Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) serta para undangan lainnya.

Pos terkait

banner 468x60