Sejatinya Wartawan Diberi Insentif Saat Meliput Soal Covid 19.

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Tim Liputan

Koran SINAR PAGI, Kota Depok,- Ketua DPC (IPJI) Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia, Kota Depok,  Bung Anis Muriany S,E, berharap Pemerintah Kota Depok dapat memberikan  insentif kepada Wartawan yang meliput kegiatan memerangi wabah corona (Covid 19).

Akan halnya profesi Dokter, para medis, pelaku UKM dan koperasi yang sudah apresiasi pemerintah, wartawan pun dalam kegiatannya meliput kegiatan memerangi Covid 19, untuk disajikan menjadi informasi kepada publik, memasuki area-area berbahaya yang sangat rentan terpapar.  APD dan kelengkapan lainnya selain pengetahuan yang cukup terkai virus cotona, menjadi keniscayaan dimiliki  saat bertugas agar tidak terpapar virus. Sejauh ini wartawan bertugas  tanpa pamrih. Padahal untuk  mendapatkan informasi pada kegiatan memerangi Covid 19 diperlukan beaya ekstra. sudah sepantasnya pada kondisi seperti  sekarang ini  khususnya wartawan yang bertugas di wilayah Kota Depok mendapat perhatian Pemerintah Kota Depok.

Bung Anis pada kesempata itu  mengemukakan Wartawan adalah saksi atas berbagai peristiwa, sesuatu yang jarang di alami oleh orang kebanyakan.
Wartawan adalah mata dan telinga bagi pembaca,pendengar dan pemirsa.

Sudah tidak menjadi rahasia umum,gaji wartawan sebagian besar masih sangat jauh dari standar kebutuhan minimum, meskipun wartawan selama ini paling “ribut” kalau upah buruh di bawah UMR.  “Ini realita.

Selama ini ekonomi keluarga wartawan banyak ditopang oleh istrinya yang mencari usaha tambahan misalnya berjualan, bekerja di perusahaan dan lain-lain.

Namun karena social dan phisyk distancyng maka istri dan keluarga yang bekerha  banyak dirumahkan, yanf berjualan harus tutup,  sehingga sangat berpengaruh pada penghasilan sebagai pemenuh kebutuhab ekonomi tersendat. “Jadi wajar la kalau wartawan diberi insentif oleh Pemerintah Kota Depok pungkas Bung Anis

Pos terkait

banner 468x60