Mulai Memuncaknya Kerinduan Dibalik COVID-19

  • Whatsapp
banner 468x60

Penulis : Muhammad Rahman (Mahasiswa di STAI Muhammadiyah Bandung)

Dunia sedang tidak baik-baik saja virus corona atau covid-19 kini mewabah hampir diseluruh dunia. Virus yang bemula muncul dikota Wuhan China ini kini seolah menjadi musuh besar untuk dunia. Virus yang sangat cepat menyebar dengan skala besar dan telah memakan ribuan nyawa manusia ini tak khayal menjadi momok menakutkan bagi masyarakat dunia.

Berbagai negara telah berupaya untuk menekan dan memutus tali rantai penyebaran covid-19 ini, seperti beberapa negara di Eropa yang memberlakukan lockdown yang mengintruksikan masyarakat tidak boleh meninggalkan  rumah sama sekali. Langkah lockdown tersebut kini sudah diterapkan dibeberapa negara dikawasan Asia.

Namun tidak untuk Indonesia yang menilai langkah pemberlakuan lockdown dirasa tidak cocok untuk diterapkan. Hal ini merujuk dari ekonomi masyarakat Indonesia yang masih banyak berada dibawah garis kemiskinan dan banyak yang bekerja dengan penghasilan harian. Hal ini akan menjadi masalah yang besar jika pemberlakuan lockdown diterapkan di Indonesia.

Langkah sosial distanching diambil oleh pemerintah Indonesia untuk mengurangi dan memutuskan tali rantai penyebaran covid-19. Social distancing adalah mengurangi jumlah aktivitas di luar rumah dan interaksi dengan orang lain, mengurangi kontak tatap muka langsung. Langkah ini termasuk menghindari pergi ke tempat-tempat yang ramai dikunjungi. Salah satu langkah dari sosial distanching ini adalah mengintruksika bidang Pendidikan baik tingkat sekolah maupun perguruan tinggi untuk meniadakan proses belajar mengajar tatap muka dan diganti dengan system online.

Mulai dari menggunakan aplikasi zoom, whatsapp, google clasroom dan banyak aplikasi lainnya. Sudah 4 pekan belajar di rumah ini berlangsung dan seiring waktu kejenuhan dan kerinduan untuk bertemu dan berkumpul didalam kelas bersama teman-teman untuk menghabiskan waktu bersama.

Kerinduan akan berkumpul Bersama kawan-kawan ini ditunjukan dari cuitan-cuitan dimedia sosial twitter. Banyak ditemukan pada beranda twitter cuitan-cuitan pelajar dan mahasiswa yang menuliskan tentang kerinduan mereka bertemu dan melakukan aktifitas bersama sahabatnya.

Selain dimedia sosial twitter, media sosial lain seperti facebook dan Instagram pun turut menjadi media pelampiasan kerinduan bagi pelajar ataupun mahasiswa. Mereka mengunggah foto dan video moment-moment kebersamaan dengan sahabat sebagai pelipur rindu yang semakin menjadi.

Selain membagikan moment-moment kebersamaan dimedia sosial, hal lain yang dilakukan seperti saling berbalas pesan diwhatsapp ataupun melakukan video call dengan begitu komunikasi antar teman tidak terhenti. Meskipun belum bisa bertemu secara langsung setidaknya dengan menjalin komunikasi yang intens melalui media sosial hal ini dapat mengurangi rasa rindu dengan sahabat.

Pos terkait

banner 468x60