Kabupaten Dairi Menjadi Tanggap Darurat, Tim Gugus Tugas Kerja Keras Menangani Pencegahan Covid 19

Pewarta : Amsar Marbun

Koran SINAR PAGI, Sidikalang,- Kabupaten Dairi yang menjadi tanggap darurat non bencana alam wabah corona virus disease (Covid-19), Pemkab Dairi dan Tim Gugus Tugas Covid-19 harus bekerja ekstra dengan maksimal dalam penanganan pencegahan serta melakukan tindakan cepat agar status kebencanaan itu bisa kembali menurun ke level siaga darurat.

Demikian Sekda Kabupaten Dairi Drs Lenardus Sihotang menjawab pertanyaan Wartawan Koran Sinar Pagi Amsar Marbun di Posko Gugus Tugas, Covid 19, Kamis (09/04/20).

Sekda lebih lanjut mengatakan Gugus tugas Covid 19, Kabupaten Dairi pemantauan yang dilakukan di posko-posko, harus krja keras, ujar Sekda.

Dari data yang diperoleh Wartawan media ini Kamis (09/04-2020) dari posko gugus tugas penanganan Covid 19 menyebutkan bahwa kecamatan Sidikalang, meninggal 1 orang, sembuh 1 orang, positif 0, PDP 1 orang, OTG 71 orang dan ODP 19 orang.

Kecamatan Sitinjo, OTG 2 orang dan ODP 2 orang, Kecamatan Tanah Pinem, ODP 13 orang, Kecamatan Sumbul, ODP 5 orang, Kecamatan Silimapungga-pungga, ODP 1 orang, Kecamatan Siempat Nempu, ODP 1 orang, Kecamatan Parbuluan 1 orang, Kecamatan Silahisabungan 1 orang, Kecamatan Berampu, Lae Parira, Siempat Nempu ODP 1 orang, OTG O, PDP O, teronfirmasi O, Gunung Sitember, Siempat, Papagan Hilir dan Nempu Hulu hingga tanggal 9 April 2020 masih titik nol.

Oleh karena itu Kata Sekda Leonardus Sihotang, seluruh personil gugus tugas harus bekerja keras melakukan pengawasan ketat terhadap atus masuk dan keluar warga ke wilayah Kabupaten Dairi, demikian juga arus masuk kenderaan yang lintas di daerah ini,ujar nya.

(16)