Heboh Pemberitaan PDP Meninggal Dunia di RSUD Banjar, Ini Pernyataan Kepala Desa Tanjungjaya

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : A Y Saputra

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Ciamis,- Hebohnya pemberitaan terkait kabar pasien PDP meninggal dunia di RSUD Banjar pada hari Minggu (05/04/20), Kepala Desa Tanjungjaya, Dede Sadwa mengeluarkan surat keterangan klarifikasi terkait hal tersebut.

Dalam surat keterangan ber nomor:2007/106/DS Tj, Kepala Desa Tanjungjaya Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis, menjelaskan, bahwa berdasarkan keterangan, Sdr.Sarna, bersama dengan istrinya Elis, serta ketiga anaknya pada hari Minggu tanggal 22 Maret 2020 pergi ke Kota Bandung untuk menengok cucunya dan menginap selama 4 (empat) hari.

Kemudian pada hari Kamis, tanggal 26 Maret 2020 Sdr.Sarna beserta anak dan istrinya pulang ke Tenjolaya, dengan membawa serta ibu mertuanya, warga Kota Bandung yang dalam kondisi sakit Stroke.

Namun dalam perjalanan, sakit Tuti bertambah parah, sehingga dibawa langsung ke RSUD Banjar tanpa mampir dulu ke Tenjolaya.

Selanjutnya, Tuti yang selama menjalani perawatan di RSUD Banjar, ditunggui oleh ke dua cucunya yang bernama Riri dan Rianti, pada hari Minggu akhirnya meninggal dunia.

Berikut data anggota keluarga Sarna, Elis Martini, Rianti Pratiwi, Rian Wibisana dan Riri Epriria merupakan warga Desa Tanjungjaya Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis daerah tujuan Bandung dengan maksud berkunjung untuk menengok cucu, sedangkan sang mertua, yang bernama Ibu Tuti merupakan warga Bandung, datang ke Ciamis untuk berkunjung ke rumah anaknya, Elis.

Demikian pernyataan Kepala Desa Tanjungjaya Dede Sadwa, saat di temui Koran sinar pagi di tempat kerjanya, Senin (06/04/20).

Pos terkait

banner 468x60