Bupati Dairi Ambil Alih Gugus Tugas Covid 19

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Amsar Marbun

Koran SINAR PAGI, Sidikalang,- Bupati Kabuapten Dairi, DR. Eddy Keleng Ate Berutu, SH mambil Alih gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Deases (Covid-19) Kabupaten Dairi dari Ketua Gugus Tugas diketuai oleh Sekdakab Dairi Drs Leonardus Sihotang.

Bupati Kabupaten Dairi, DR.Eddy Keleng Ate Berutu, SH menjadi ketua, dengan Wakil Ketua I Dandim 0206 dan Wakil Ketua II Kapolres Dairi.

Demikian informasikan kutif Sinar Pagi dari yang layak di percaya terkait menangani percepatan pencegahan Covid-19 di faerah Kabuapten Dairi Minggu (05/04).

Menurut sumber menyebutkan, pembetukan gugus tugas itu diamanahkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri no 440/2622/SJ 29 Maret 2020 ttg pembentukan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di daerah .

Hal itu di dassri juga oleh penetapan status siaga darurat bencana non alam di Indonesia atas adanya wabah corona virus disease (Covid-19),

Surat Edaran berbunyi kepada seluruh kepala daerah, Gubernur, Bupati, walikota menjadi Ketua gugus tugas yang tidak bisa diperwakil kan kepafa pihak lain untuk persepatan pencegehahan Covid 19 di daerah.

Sehubungan itu, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, SH menaikan Status Bencana menjadi Tanggap Darurat Bencana Non Alam sebagaimana Keputusan Bupati Nomor 223/443/III/2020 tgl 31 Maret 2020.

Sumber lain sekaitan dengan itu kepala BPBD Dairi kepada wartawan mengatakan kenaikan status tersebut didasarkan atas beberapa pertimbangan yakni adanya kenaikan ekskalasi orang terjangkit .

Oleh karena itu, dibutuhkan penanganan yang lebih cepat, tepat, fokus dan terpadu. Sesuai dengan keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB No 13a tahun 2020.

Pemerintah di Povinsi Sumut juga menaikkan status berdasarkan SK Gubernur Sumut ttg status tanggap darurat bencana pada tgl 30 Maret 2020.

Selain itu, gugus tugas juga menindaklanjuti Keputusan Presiden Nomor 9 tahun 2020 tentang perubahan atas Keputusan Presiden No 7 Thn 2020 tentang gugus tugas percepatan penangan Covid-19.

Selanjutnya berita acara hasil kaji cepat penangan Covid-19 No.430/BPBD/2020 pada 30 Maret juga menjadi pertimbangan status bencana dari siaga darurat menjadi fase tanggap darurat bencana non alam Covid-19 di Kab Dairi Thn 2020.

Dengan peningkatan status ini maka Pemerintah akan meningkatkan upaya dalam memutus penyebaran Covid-19.

Ditindak lanjuti pengalokasian sumber daya yang lebih besar dan penerapan penanganan ketentuan dan protokol yang lebih tegas.

Pos terkait

banner 468x60