Pemerintah Desa Tarowang Rapatkan Anggaran APBDes TA 2020

Pewarta : Syam Awing

Koran SINAR PAGI, Kab.Jeneponto,- Pemerintah Desa Tarowang, Kecamatan Tarowang, Kab.Jeneponto, menggelar rapat penerapan APBDes Tarowang Tahun Anggaran 2020, Selasa (24/03/20).

Sejumlah elemen masyarakat tampak turut menghadiri kegiatan tersebut, antara lain, tokoh masyarakat, tokoh agama, Babinsa Tarowang, Serka Ilyas, Bhabinkantibmas, Serka Hasbulla Damir, Ketua BPD, Abd.Majid Ranca dan pendamping kecamatan Murni.

Ketua BPD Tarowang, Abd.Majid Ranca meminta pada pelaksanaanya dilakukan secara transparan, “Kalau kegiatan program desa sudah ditetapkan dan dilaksanakan, kami minta dilakukan secara transparan, ada laporan pada papan proyek atau baleho, agar tidak terjadi permasalahan nantinya,” ucapnya.

Sementara Kepala Desa Tarowang, Saharuddin mengatakan, pihaknya siap menerima masukan dari masyarakat sesuai keinginan dan kebutuhan masyarakat, “Dana penanggulangan bencana akan kita naikkan volumenya menjadi Rp.20 juta, karena adanya wabah Virus Covid 19, sebagai langkah antisipasi dan pencegahan sebelum ada yang terkena virus tersebut,” tegasnya.

Dikatakan, Pemerintah Desa akan bekerja sama dengan Puskesmas setempat untuk melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Murni, petugas pendamping kecamatan mengapresiasi langkah Kepala Desa Tarowang yang peduli dengan penanganan wabah Covid 19 tersebut.

“Corona harus kita perangi bersama, untuk mencegahnya sebelum ada masyarakat terkena dan menyebar luas dimasyarakat,” katanya.

Murni berpesan kepada perangkat desa yang terlibat langsung dalam kegiatan prohram pembangunan desa untuk tidak main main dengan anggaran Dana Desa dan ADD, karena penggunaannya diawasi secara ketat.

“Selain Inspektorat dan aparat hukum, masyarakat juga akan turut mengawasi penggunaan DD dan ADD, jika ada pelanggaran fatal, maka anda akan berurusan dengan hukum,” ujarnya.

Dia berharap, seluruh desa di Kecamatan Tarowang melaksanakan programnya dengan baik, sehingga manfaatnya daoat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

(18)