Sekolah di OKI Diliburkan

Pewarta : adi

Koran SINAR PAGI, OKI,- Tidak ingin anak didik yang ada di Kabupaten OKI terjangkit dan terserang virus Corona yang saat ini sangat dikhawatirkan dan dicemaskan.

Maka Pemerintah OKI melalui Dinas Pendidikan meliburkan semua sekolah mulai dari tingkat PAUD hingga SMP.

Hal tersebut sesuai dengan instruksi Bupati OKI, H.Iskandar, SE

Menurut keterangan Kepala dinas Pendidikan Kab.OKI, M.Amin, sebanyak lebih kurang 150 ribuan anak didik yang ada di Kabupaten OKI diliburkan terhitung dari tanggal 18 Maret hingga 01 April mendatang.

Dan akan kembali aktif masuk sekolah lagi yakni pada tanggal 02 April.

Selama libur atau dirumahkan, para anak didik ini tetap mendapat pendampingan dari guru-guru yang ada melalui via telpone seluler, atau pun sosmed, WhatsApp dan sebagainya.

Sebagai contoh dijelaskan, hari ini, Rabu (18/03) ternyata ada mata pelajaran Matematika. Maka guru yang bersangkutan secara wajib memberi tahu dan membimbing anak didik tersebut untuk pelajaran yang dimaksud dengan menghubungi orang tua melalui Handphone.

Metode yang dilakukan, diyakini Amin, sama maksimalnya dengan metode pembelajaran yanh didapat di sekolah langsung.

Karena guru yang bersangkutan juga akan dimonitor oleh tim-tim yang ditugaskan ke masing-masing.

Dan untuk guru sendiri, walaupun anak didik libur atau pun belajar di rumah bukan berarti mereka juga ikut libur.

Tetapi tetap melakukan runitas seperti biasa hanya saja yang berbeda metode belajarnya saja, yakni dari jarak jauh.

Selain melakukan upaya pencegahan dengan cara meliburkan sekolah juga menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan cara mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga kebersihan lingkungan.

Untuk itu, M.Amin berpesan kepada anak didik, orang tua dan guru kiranya jangan memanfaatkan libur sekolah dengan berliburan, keluar rumah, jalan-jalan, ke mall maupun di tempat keramaian.

Gunakan masker dan jaga kesehatan sedini mungkin agar terhindar dari segala penyakit terutama virus Corona yang sangat dikhawatirkan.

(358)