Dugaan Korupsi Dana PIP Mengemuka, Kepala SMP 4 Kelara, Angkat Bicara

Foto : Nurhayati,Kepala SMP 4 Kelara, Kab.Jeneponto

Pewarta : Syam Awing

Koran SINAR PAGI, Kab.Jeneponto,- Tudingan miring terhadap Kepala SMP N 4 Kelara, Kab.Jeneponto, Nurhayati, akhir – akhir ini terus mengemuka dan menjadi bahan perbincangan hangat dikalangan masyarakat, khususnya para orangtua murid.

Dugaan korupsi Dana PIP yang ditujukan kepada Nurhayati ini muncul setelah salah satu tokoh masyarakat yakni, H Nasir Nara, yang juga Kepala Desa Digantaran, Kec.Kelara, Kab.Jeneponto, mengungkapkan, bahwa ada orangtua siswa SMP 4 Kelara, Desa Bonto Nompo, Kec Kelara datang kepadanya dan menyampaikan bahwa anaknya tidak pernah menerima dana PIP, diduga digelapkan oleh sang kepala sekolah.

Saat hal ini ditanyakan kepada Kepala SMP 4 Kelara, Nurhayati, dengan didampingi oleh Ketua Komite, Kahar Limbang dan Sekretaris Komite, Rauf Situju, Nurhayati membantah tudingan miring yang diarahkan kepadanya tersebut.

Jihrana Fitriyana, Bagian Kesiswaan SMP 4 Kelara bersama rekannya, Nur Intan.

“Dana PIP itu semua sudah dibagikan kepada siswa, jelas ini ada nama dan paraf siswa yang menerima, bahkan orang tua siswa, mungkin orangtua yang datang melapor ke kepala desa, memang anaknya tidak memenuhi syarat sebagai penerima PIP, karena ada kriteria tertentu yang harus dipenuhi oleh penerima PIP,” katanya, Rabu (18/03/20).

Disebutkan, tahun 2018 lalu, itu sudah diperiksa oleh tim dari Inspektorat dan penyaluran dana PIP tahun 2019, sudah juga dibagikan kepada siswa, namun belum ada pemeriksaan, “Ada tahap dan aturan penyaluran Dana PIP,” pungkasnya.

Pernyataan Nurhayati tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Disdikbud Jeneponto, H Uskar, menurutnya arsip penerima Dana PIP SMP 4 Kelara sudah ada di Disdik.

Selanjutnya, menurut Siskawati Maharani, saat dikonfirmasi diruangan Pembinaan Kesiswaan, arsip data PIP SMP sudah diserahkan ke Dinas Pendidikan.

“Setiap pembagian Dana Pendidikan Indonesia Pintar pasti ada arsipnya dan arsip tersebut disetorkan ke Dinas Pendidikan,” katanya yang diamini oleh Jihrana Fitriyana, Bagian Kesiswaan SMP 4 Kelara bersama rekannya, Nur Intan.

(92)