JanDidik, Kelola Limbah Minyak Goreng untuk Program Pendidikan di Sumedang

Pewarta : Jekh
Koran SINAR PAGI, Sumedang,- Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, Wise Waste (Bijak Sampah) meluncurkan program program Jandidik atau Jalantah Bangun Pendidikan di SMP Negeri 1 Sumedang, Sabtu, ( 29 /2/20).

Menurut Direktur Wise Waste Sumedang, Riki Alamsyah, kegiatan itu nantinya dapat turut serta memajukan dunia pendidikan menuju Sumedang Buludru.

“Program yang diinisiasi oleh wise waste kerjasama dengan bank sampah induk Sumedang dalam mengumpulkan jalantah, yang akan didaur ulang. Tidak dijadikan minyak goreng lagi, kita manfaatkan sebagai bahan bakar minyak,” ujar Riki pada koransinarpagijuara.com di sela acara berlangsung di Halaman Upacara Bendera Kampus SMPN 1 Sumedang, Sabtu, 29 Februari 2020.

Menurut Riki, nilai ekonomis yang didapat dari daur ulang jelantah tersebut nantinya akan dijadikan donasi untuk dunia pendidikan anak yang kurang mampu di Kabupaten Sumedang.

“Jadi teknisnya setiap hari Sabtu, dari tim kita akan datang ke SMPN 1 untuk mengumpulkan jelantah. Dan nati dari siswa kita akan bantu untuk sosialisasi tentang penanganan jelantah, sebenarnya jelantah itu tidak boleh digunakan berulang kali. Tidak boleh dibuang ke perairan, tidak boleh dibuang ke tanah. Kita cari solusi, kita kelola dikumpulkan, plusnya aman untuk lingkunhan. Dan plus lainnya, dengan siswa membantu mengumpul kan mereka sudah mendonasikan untuk membantu anak-anak kurang mampu di Kabupaten Sumedang,” tandasnya.

Menanggapi program JanDidik, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMPN 1 Sumedang, Ani Kartika, mengaku pihaknya sangat mendukung program tersebut. Dikatakan dia, tak hanya guru yang memberikan apresiasi dan mendukung program tersebut, tapi juga para siswa yang ada di SMPN tersebut.

“Siswa SMPN 1 Sumedang mendukung acara ini dengan membawa jalantah masing-masing dari rumah dan dikumpulkan untuk kegiatan program JanDidik. Harapan kami sebagai warga SMPN 1 Sumedang mudah-mudahan program ini bisa dilaksanakan dengan baik. Dan bisa membantu dana pendidikan di Kabupaten Sumedang, lebih membnatu pada siswa – siswi yang kurang mampu di dalam pemanfaatan jalantah untuk bangun pendidikan,” pungkasnya.

(4)