Uniga Gelar Sidang Senat Terbuka, Wisuda Angkatan XXVIII Gelombang Ke 2

Pewarta : Fitri

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,- Universitas Garut menggelar sidang senat terbuka dalam rangka wisuda angkatan ke XXVIII gelombang 2 yang di gelar di lapangan Universitas Garut, Sabtu (07/03/20). Sebanyak 366 wisudawan dari 8 Fakultas dan 1 pascasarjana sukses menyelesaikan gelarnya.

Ada kisah haru dalam wisuda kali ini, wisudawan dari Fakultas Teknik harus berpulang usai menyelesaikan gelarnya.

Terpantau, hadir dalam kegiatan tersebut orang tua dari Alm.Fauzi Junia Rahman ST yang tak bisa menampung air matanya karena harus menerima penyematan wisudawan tanpa putranya.

Rektor Uniga, Dr.Ir.Abdusy Syakur Amin,M.Eng, mengucapkan bela sungkawa dan duka yang mendalam karena wisudawan hari ini telah di panggil Yang Maha Kuasa.

Rektor juga dalam sambutannya mengatakan Uniga mewajibkan mahasiswanya untuk mengikuti ujian kompetensi dan wajib memiliki sertifikasi kompetensi yang dikeluarkan oleh BNSP selanjutnya juga mewajibkan mahasiswa untuk memiliki nilai kemampuan bahasa Inggris yang memadai.

“Berharap bahwa kami sudah siap berkompetensi di tingkat nasional bahkan internasional,” ucapnya.

Dirinya mengucapkan Terima kasih kepada pihak yang telah membantu terselenggaranya acara.

Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan IPM kabupaten Garut hanya 7,2 dan merasa kalau pendidikan di suatu daerah kecil Artinya kita dianggap sebagai orang bodoh dan terbelakang. rata-rata nasional sudah di tingkat 8 dan rata-rata di angka Jawa Barat kita masih di atas beberapa kabupaten.

“Kita harus bangga bahwa sarjana di Garut sangat sedikit sekali, yang bergelar sarjana di Kabupaten Garut tidak lebih daripada 3% dari seluruh warga Kabupaten Garut,” tandasnya.

Bupati menuturkan, yang tidak melanjutkan sekolah karena alasan ekonomi dan minat. “kebanyakan alasan ekonomi, jadi saudara bangga karena menjadi Bagian terkecil dari masyarakat Garut yang bergelar akademik ini dikeluarkan oleh universitas yang berpredikat baik,” pungkasnya.

(37)