IKOPIN Berikan Beasiswa S2 Dari Pemprov Jabar Untuk Kepedulian UMKM

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Kota Bandung)-, IKOPIN (Institut Koperasi Indonesia) menyelenggarakan lokakarya daerah bekerja sama dengan pemerintah provinsi Jawa Barat, pusat kerja untuk program daerah & bank BJB. Dengan tema mengoptimalkan peran mahasiswa S2 IKOPIN dalam rangka peningkatan pendampingan SDM Pedagang kecil (kaki lima, asongan dan jamu gendong) se-Bandung raya. Acara berlangsung 09:00-21:00 wib 5 maret 2020  di gedung DPMPTSP Jabar, Jl Windu 26 kota Bandung.

Ketua pelaksana, Soeryawan menyampaikan kegiatan ini merupakan rangkain produk mahasiswa dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan. Merupakan percontohan bagi 60 mahasiswa S2 angkatan 68 yang akan memperoleh beasiswa dari pemerintah provinsi Jawa Barat. Dengan menghadirkan konsep penataan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), lalu menerbitkan buku, dan membuat legal lembaga pemberdayaan ekonomi masyarakat, ucapnya kepada media koransinarpagijuara.com

Lebih lanjut Soeryawan menjelaskan acara ini perlu diketahui semua orang diantaranya pejabat daerah. Karena kemajuan program ini sangat perlu dukungan pemerintah. Seperti yang sudah berlanjut pemberian bantuan beasiswa untuk mahasiswa. Melalui dana hibah dengan kode rokening beasiswa. Jadi kedepannya untuk bantuan jangan sampai untuk kampus yang akreditasinya A, justru yang akreditasi bukan A lebih perlu dibantu untuk maju.

Soeryawan mentargetkan mahasiswa S2 ini mampu menata pedagang di Jatinangor jadi wisata koperasi. Atau menjadi aktivis politik dengan gelar S2 nya, disebar sebagai staf ahli menteri atau dewan. Agar ada keberpihakan kepada pelaku usaha kecil.  Selain itu kampus juga mendorong angkatan mahasiswa bidik misi untuk melanjutkan ke S2.

Ketua IKA Pasca Sarjana IKOPIN, melalui sambungan telephone Drs Usep Wawan M.M mengungkapkan sangat menyambut baik program kerjasama antara kampus dengan pemerintah provinsi. “Sangat tepat jika mahasiswa IKOPIN memperoleh beasiswa itu, karena merupakan kampus yang telah lama fokus untuk pemberdayaan ekonomi kecil. Saat ini pertumbuhan UMKM menjadi program pemerintah pusat dan daerah. Untuk kelanjutan setiap programnya IKA Pasca Sarjana IKOPIN selalu siap mensosialisasikan dan mensukseskan progam kampus dan pemerintah.

Informasi yang dihimpun koransinarpagjuara.com acara tersebut dihadiri Rektor Institut Koperasi Indonesia (Ikopin), Burhanuddin Abdullah, komisi V DPRD Jabar,HM Dadang Supriatna M.Si, Staf Ahli Gubernur bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Daerah Ahmad Hadadi, dan mahasiswa pasca sarjana.

Hasil dari lokakarya ini diharapkan adanya perhatian khusus dari kalangan akademisi dan pemerintah untuk pelaku usaha kecil (kaki lima, asongan dan jamu gendong). Mereka dengan keterbatasan pendidikan sangat berpengaruh kepada kesempatan lapangan kerja yang lebih labih baik. Mereka terpaksa untuk membiayai keberlangsungan hidup anak dan keluarganya. Mereka dipandang sebelah mata menyebar dipojok dan pelosok negeri, tidak enak dilihat, kumuh, kurang bersih dan semerawut.  Maka kehadiran negara wajib ada untuk menyelematkan usaha mereka. Tanpa ada kepedulian kita bersama mereka akan asing berusaha di negeri sendiri.

(148)