Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Kades terpilih Lebang Manai & Turatea Periode 2020-2026

Pewarta : Syam Awing

Koran SINAR PAGI, Kab.Jeneponto,- Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar mengambilan sumpah jabatan sekaligus melantik Kepala Desa Lebang Manai Kec. Rumbia dan Kades Turatea Kec.Tamalatea terpilih pada Pilkades Kab.Jeneponto periode 2020-2026, di Gedung Sipitangarri Jl. Lanto Dg Pasewang Kel. Empoang Kec. Binamu Kab. Jeneponto.

Hadir dalam kesempatan tersebut, H.Iksan Iskandar, Bupati Jeneponto, H.Paris Yasir, Wakil Bupati Jeneponto, AKBP Ferdiansyah, Kapolres Jeneponto, Letkol Inf Irfan Amir, Dandim 1425/Jeneponrto, Ramadyagus, Kejari Jeneponto, Hj.Salmawati Paris, Ketua DPRD kab. Jeneponto, Andi Maryam Bakri, Ketua pengadilan agama Jeneponto.

Selain itu hadir pula Saipul, Ketua Bawaslu Kab. Jeneponto, H Muh. Imam Taufiq, Wakil Ketua II DPRD Jeneponto, H.Safruddin Nurdin, M.Kes (Sekda kab. Jeneponto, H. Rudy, Ketua Komisi I Bidang Pemerintahan, ara Camat se Kab. Jeneponto, para pimpinan OPD, Kades terpilih Herman, S. Kades Lebang Manai Kec. Rumbia dan Kades Turatea Kec. Tamalatea serta masyarakat sekitar 500 orang

H Iksan Iskandar, Bupati Jeneponto mengucapkan selamat dan sukses kepada Kepala Desa Lebang Manai dan Kades Turatea Timur yang baru saja dilantik untuk periode tahun 2020-2026

“Ini merupakan tahapan dari pelaksanaan Pilkades serentak yang dilaksanakan pada bulan September yang lalu dan telah menghasilkan para Kepala Desa terpilih, yang tentunya merupakan pilihan sebagian besar wajib pilih yang ada di tiap Desa,” ucapnya.

Dia menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada seluruh penyelenggara dan panitia pemilihan Kepala Desa, serta TNI dan Kepolisian yang telah bekerja dengan baik, melaksanakan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Saya harapkan kepada Kepala Desa untuk bekerja lebih baik, dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat warga desa dengan membangun inovasi dan kreatifitas, dengan melibatkan seluruh kelembagaan yang ada di desa, pemuka agama, tokoh masyarakat, pemuda dan perempuan,” ujar Iksan.

Dikatakan, dengan dilantiknya Kepala Desa terpilih ini, maka tidak boleh lagi ada sekat pilihan di masyarakat, tidak ada lagi rasa kecewa dan kepentingan kelompok, semuanya harus bersatu, saling merangkul dan memperkuat silaturrahim, bersama-sama bekerja membangun desa dalam mewujudkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.

“Desa saat ini semakin diberdayakan. Berlakunya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa bertujuan untuk memberikan pengakuan dan kejelasan kepada desa akan status dan kedudukannya dalam sistem ketatanegaraan di negara kita,” tandasnya.

Iksan menambahkan, Negara memberikan kewenangan Desa dalam melestarikan adat dan tradisi serta budaya masyarakat Desa, juga diberikan kewenangan dalam pembangunan untuk memprakarsai dan peran partisipasi yang besar dalam rangka menggali potensi desa, dengan mendorong Pemerintahan Desa yang profesional, efisien dan efektif, terbuka, serta bertanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan di Desa.

(3)