Trotoar “Leueur” Di Sumedang Bakal Ditaburi Anti Licin

Pewarta : Jeky

Koran SINAR PAGI, Sumedang – Trotoar licin (Leueur : Sunda) yang sempat viral karena dilokasi itu banyak korban yang terjatuh akibat licin kini akan ditaburi zat anti licin oleh Dinas PUPR.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, saat ditanya koransinarpagijuara.com pada jumpa pers usai Coffe Morning juga sekaligus memperingati rangkaian acara Hari Pers Nasional (HPN) juga Ulang Tahun PWI, di Halaman Belakang Gedung Negara (GN) Sumedang, Jumat (21/2/20).

“Akan ditaburi semacan anti licin oleh PUPR agar permukaan (keramik) itu menjadi kasar, hingga tidak licin lagi”, ujar Bupati Dony Ahmad Munir.

Sebelum nya trotoar yang memanjang depan Apotek Pajaji hingga ke toko Sinar Asih, Jalan Mayor Abdurahman, juga memanjang di depan Diskopindag dan UKM itu diketahui banyak makan korban para pejalan kaki yang terjatuh akibat licin.

Juga sebelum nya, dikatakan seorang warga Sumedang Selatan, Emi (47) yang rumah nya belakang toko Aniw, bila dilokasi itu sering jatuh korban.

“Apalagi kalau basah, lagi kering juga banyak yang jatuh terpelesat karena licin. Sekarang kan musim hujan trotoar itu sangat riskan”, ujar nya kepada koransinarpagijuara.com .

“Terakhir ada tukang baso yang terpelesat dan jatuh. Mangkuk nya pada pecah”, tandas nya.

Terkait penaburan zat anti licin, PLT Sekdis Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang ( PUPR), Soni, saat di konfirmasi koransinarpagijuara.com melalui WhattAps, membenarkan bila di trotoar itu akan ditaburi zat anti licin.

“Ya betul namanya Epoxy, dan itu rencananya akan dilakukan oleh pemborong nya karena masih ada kewajiban pemeliharaan selama 6 bulan”, ujar nya.

(93)