Musda Golkar Jabar Dilaksanakan Maret, AMPI Garut Dorong Iyod Mintaraga Menjadi Sekretaris

Pewarta : Agus Lukman

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,- Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar, Jawa Barat, rencananya akan di gelar pada awal Maret 2020 mendatang di Kabupaten Cianjur.

Nama Ade Barkah yang saat ini menjabat Ketua DPD Golkar Cianjur dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat dipastikan akan menang secara aklamasi, pasalnya dukungan dari DPD Kabupaten/Kota sudah mendeklarasikan dukungan terhadap Ade Barkah.

Namun kendati diprediksi menang secara aklamasi, Musda Golkar Jabar bisa menghasilkan kepengurusan yang lebih baik lagi.

Beredar rumor yang saat ini menjadi perbincangan yakni perebutan jabatan Sekretaris dan Bendahara.

Iyod Mintaraga yang akrab di sapa Kang Yod, Politisi Partai Golkar

Ada beberapa nama yang kini muncul dan mendapatkan dukungan dari organisasi sayap partai, seperti Iyod Mintaraga, politisi asal Tasikmalaya didukung menduduki jabatan Sekretaris DPD Golkar Jabar dan nama alternatif Rahmat Sulaeman.

“Ade Barkah memang layak menjadi Ketua DPD Golkar Jabar menggantikan Dedi Mulyadi yang saat ini mendapatkan jabatan di DPP Partai Golkar. Namun kami tetap untuk jabatan Sekretaris sebaiknya di isi oleh politisi yang memiliki senioritas tidak mengedepankan kedekatan,” ujar Ketua DPD AMPI Kabupaten Garut, Agus Indra Arisandi, Sabtu (22/2/20).

Dikatakan Agus, Iyod Mintaraga yang akrab di sapa Kang Yod, merupakan politisi partai Golkar yang senior. Serta rekam jejak dan kepiawaiannya sudah tidak diragukan lagi.

“Sudah teruji dalam memimpin organisasi. Mentalnya sudah mental politik ulung di kalangan partai Golkar. Memang sekarang ini ada beberapa nama,” ucapnya.

Ia menuturkan, saat ini terus menjalin komunikasi dengan organisasi sayap partai lainnya guna memperjuangkan Iyod Mintaraga menjadi Sekretaris mendampingi Ade Barkah.

“Terus komunikasi dan konsolidasi agar nama Iyod jadi Sekretaris, tetapi kalau tidak diakomodir terpaksa akan menggalang dukungan Iyod maju sebagai calon Ketua pada Musda” ucapnya.

Diketahui kepengurusan Partai Golkar di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi seharusnya habis tahun 2021 mendatang. Namun lantaran Dedi Mulyadi menjabat di kepengurusan DPP Partai Golkar Musda dipercepat.

Bahkan Dedi Mulyadi yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI mendukung dilaksanakannya Musda.

(7)