SMKS SAIS Kokohkan Adab Penuntut Ilmu Melalui Kajian Radio Fajri Bandung

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Kabupaten Bandung)-,Siswa bukan hanya diarahkan untuk pandai menuntut ilmu dunia di dalam kelas. Siswa juga dibimbing untuk menuntut ilmu sebagai bekal ahirat dengan belajar ilmu agama di masjid.

SMKS SAIS 1 JL. Gading Tutuka 2 , Ciluncat, Kec. Cangkuang, Kab. Bandung menyelenggarakan kajian rutin setiap sabtu di lingkungan sekolah dengan bekerjasama menghadirkan narasumber dari Radio Fajri 1458AM Bandung.

“Wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu, berilah kelapangan di dalam majelis-majelis, maka lapangkanlah. Niscaya Allah Swt. akan memberi kelapangan untukmu. Apabila dikatakan, berdirilah kamu, maka berdirilah. Niscaya Allah Swt. akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Swt. Mahateliti apa yang kamu kerjakan.” (Surah al-Mujadalah/58: 11). Ayat ini disampaikan pada awal kajian kepada para pelajar SMP-SMK SAIS oleh Ustadz Idris Saepul S.Ud membuka tema “Adab Penuntut Ilmu”

Selanjutnya Ustadz Idris menjelaskan kalau kita mengajak orang lain untuk menuntut ilmu, maka kita akan memperoleh pahala yang mengalir. Tapi sebelum kita giat atau semangat mengawali menuntut ilmu, kita perlu paham tentang adabnya.

Diantara adabnya ialah niatnya harus ikhlas, bersih atau tulus. Karena niat itu yang menjadi awal pembuka setiap ibadah kita dan menjadi pembeda antara ibadah dengan kebiasaan. Karena kebiasan itu biasanya tanpa niat, berjalan seperti biasa. Tapi ibadah niatnya itu harus ikhlas atau bersih melaksanakan ketaatan dan berharap ridho Alloh. Ihklas ini sangat menentukan diterima atau tidak ibadahnya.

Lalu adab yang sang penuntut ilmu ialah harus percaya diri. Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. (QS. Al-imron 139)

Dalam ayat itu dijelaskan penuntut ilmu harus semangat, harus siap mencatat ilmu yang disampaikan, lalu mengamalkan ilmunya hingga menyebarkan ilmunya.

Setelah dapat ilmu, maka dengan itu kita berupaya senantiasa menjaga syariat / hukum Alloh dengan memiliki ahlak yang baik. Seperti memakmurkan masjid dengan sholat wajib atau kajian ilmu seperti ini. Atau ahlak baik lainnya ialah menebarkan salam kepada teman, guru dan orang tua, menghadirkan wajah ceria, menahan marah, dan menyisihkan uang jajan untuk bersodakoh.

Dan yang terahir adab menuntut ilmu ialah menumbuhkan rasa takut kepada Alloh. Melalui tidak mengganggu penuntut ilmu, menjaga ucapan, hingga terus beramal sholeh dari ilmu yang diperoleh.

Pada ahir acara tersebut Ustadz Idris membuka waktu untuk berinteraktif dengan pelajar. Banyaknya pertanyaan yang masuk dijawab dengan singkat. Bagi pelajar yang aktif dalam kajian Ustadz Idris membagikan hadiah buku untuk tambahan ilmu.

(17)