writing your dissertation help me do this how to set up an essay apa essay outline template reflection paper example apa format

Pusat Sains & Teknologi Atmosfer Ajak Masyarakat Ketahui Cuaca Melalui SADEWA

Pewarta: Dwi Arifin/ Deviant

Koran SINAR PAGI (Kota Bandung)-, Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PTSA) – Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengembangkan produk penelitian untuk mengantisipasi banjir atau datangnya curah hujan yang tidak menentu di Indonesia. Produk tersebut berupa dua satelit yang dinamakan dengan Satelit Disaster Early Warning System (SADEWA).

Prof. Dr. Ir. H. Eddy Hermawan M.Sc Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer Bidang Kepakaran Meteorologi menjelaskan curah hujan yang tinggi berdampak banjir bandang tersebar diwilayah Banten, Jakarta & Jawa Barat diawal tahun 2020 merupakan serangan fajar karena perubahan cuaca ektrim. Berasal dari uap air dari wilayah asia masuk ke Indonesia. Perubahan cepat angin Timur ke Barat.

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Dan secara geografis Indonesia diapit oleh 2 benua yaitu Asia dan Australia serta diantara 2 samudera yaitu samudera Hindia dan samudera Pasifik. Curah hujan yang akan mengguyur Indonesia diprediksi akan pada titik puncaknya bulan Maret. Angin dari Asia berkurang dan angin dari Australia bertambah.

Fenomena hujan tanpa diawali petir atau pengaruh 3 mata badai yang bersatu membuat dampak cuaca ektrim diwilayah terdekat. Namun predeksi sementara kondisi alam Indonesia pada tahun 2020 cenderung normal. Hanya ada perbedaan cuaca di wilayah Barat dengan Timur. Wilayah Timur lebih basah karena hujan, beda dengan Barat cenderung stabil dan tidak basah.

Ketua Team Ahli Aplikasi Berbasis website bernama SADEWA, Dr.Wendy Harjupa, M.Sc memaparkan aplikasi ini menjadi mitra Badan Meteorologi, Klimatologi Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar masyarakat memperoleh informasi tentang cuaca yang dibutuhkan. Dengan bekal prediksi itu manusia mempersiapkan menyelamatkan satu  nyawa dan sedikit harta yang sangat berharga.

SADEWA merupakan aplikasi berbasis web yang terdiri dari sistem pemantauan atmosfer berbasis satelit Himawari-8, sistem prediksi atmosfer berbasis model WRF, dan sistem peringatan dini hujan ekstrem.

Aplikasi ini berfungsi untuk memantau kondisi atmosfer 3 hari kedepan perediksi hingga observasi secara real time, memprediksi kemungkinan terjadinya hujan ekstrem, dan memberikan informasi peringatan dini kepada pihak-pihak yang terkait dengan penanggulangan bencana. Atau untuk kepentinggan ekonomi agar lebih terencana hingga mempersiapkan segala sesuatu dari berbagai musim yang datang

Aplikasi ini dapat menampilkan lokasi yang tengah diguyur hujan, dan dapat diakses oleh publik, Selain itu juga menampilkan intensitas hujan serta pergerakan awan hujan, juga wilayah yang sedang diguyur oleh hujan deras.

Wilayah ini ditandai dengan 14 corak warna, yang memberikan perbedaan intensitas curah hujan dari mulai yang rendah hingga tinggi.

Dengan adanya pantauan atmosfer ini bisa membantu hingga merespon cepat untuk mengantisipasi curah hujan yang berdampak bencana banjir hingga longsor dan angin puting beliung atau mengontrol kapasitas hingga buka tutup aliran air yang berkumpul di waduk

(13)