english comp 2 research paper topics financial aid essays for scholarships examples for and against essay examples english to spanish essay translation how to write a swot analysis paper application paper example

H Sanen Nurdin Siap Ikut Kompetisi Dalam Pilkades Purwajaya

Pewarta : A Y Saputra

Koran SINAR PAGI Kabupaten Ciamis,- H Sanen Nurdin menjadi orang pertama yang mendaftarkan diri di Panitia Pilkades Purwajaya, Kecamatan Purwadadi, Kab.Ciamis yang akan dilaksanakan bulan April 2020 mendatang.

Dengan diantar oleh para pendukungnya, H Sanen mendaftar pada hari pertama dibukanya pendaftaran bagi Calon Kepala Desa Purwajaya, Kamis (16/01/20) bertempat di Kantor Desa Purwajaya.

Saat ditemui dirumahnya, H Sanen Nurdin mengatakan, “Saya ikut berkomprtisi dalam Pemilihan Kepala Desa Purwajaya berawal dari banyaknya dukungan masyarakat dan keluarga terutama isteri dan anak – anak,” ujarnya.

Dikatakan, andai dirinya dipercaya oleh masyarakat Desa Purwajaya untuk menjadi Kades Purwajaya, dia berjanji akan membagi ilmu tentang Pertanian yang selama ini didalami, hingga dirinya berhasil seperti sekarang ini.

“Memang saya dari pensiunan Kepala Sekolah tahun 2017 tapi selama dinas dan sampai sekarang ini saya bergelut di Bidang Pertanian dan Perikanan,” ucap H Sanen.

Disebutkan, ketika Kepala Desa Purwajaya, mengusung Visi Misi Swasembada Pangan, tetapi kurang didukung oleh sarana dan prasarananya, menurut Sanen itu adalah sama saja bohong atau retorika belaka.

“Saya ingin Desa Purwajaya menjadi swasembada pangan artinya jika saya jadi, saya akan memperbaiki sistem, pertama akan panggil tukang ukur ahli di bidang irigasi, dengan tujuan agar perairan untuk pertanian sampai di zona merah yaitu Dusun Sindangsari atau dari hulu ke hilir, itupun tetap akan melalui musyawarah mufakat dengan semua unsur yang ada di Desa Purwajaya,” tandasnya.

Sedangkan untuk karang taruna dirinya akan mengmbangkan Bidang Perikanan, “Sebagai contoh yang saya alami “1 kg bibit induk ikan lele bisa menjadi 40 ribu benih dengan waktu relatif singkat, hanya 60 hari bisa mencapai ukuran 46 dengan nilai jual Rp.130/ekor,” paparnya.

Setelah diambil pakan dan operasional, lanjutnya, masih kebagian Rp.1,5 juta/bulan/1 kg bibit Ikan Lele itu, “Kami akan arahkan anak – anak muda, sehingga mendapat penghasilan yang ekstra dari budidaya ikan dirumahnya masing – masing,” pungkas H sanen Nurdin.

(310)