Warga Banjarwangi Mengaku Dirugikan Toko Emas Simpati

Pewarta : Agus Lukman

Koran SINAR PAGI, Kab.Sukabumi,- Warga Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut, mengaku geram atas sikap sewenang – wenang pemilik Toko Emas Simpati dalam melakukan potongan harga emas saat konsumen menjual kembali perhiasan emas yang pernah dibelinya.

Toko tersebut melakukan pemotongan hingga 25 persen, demikian dikatakan Iis C.S Ketua Laskar Indonesia Banjarwangi didampingi Iin dan Tita warga Desa Talagasari, Kecanatan Banjarwangi pada media koransinarpagijuara.com, Kamis (16/1/20)

“Konsumen menjual emas biasa dipotong hanya Rp.10 ribu/ gramnya, namun sekarang dari pembelian Rp.2.850.000 diterima hanya Rp.2.000.000,” ucap Iis.

Menurutnya bukan hanya satu atau dua orang yang mengaku dirugikan toko tersebut. Kejadian serupa dialami juga oleh Tika, warga Desa Padahurip dan Erna, warga Desa Banjarwangi.

Saat diklarifikasi terkait keluhan para konsumen ini, penjual perhiasan emas itu malah menantang untuk dipublikasikan, dia mengaku tidak takut untuk diberitakan dimedia, tandas Iis

(4952)