narrative formet essay essays on bullying in school social commentary essay paper writers for hire

Maggot Solusi Pengurai Sampah Organik Yang Potensial dan Ekonomis

Pewarta : Ayi Suherman

Koran SINAR PAGI, Kab.Sukabumi,- Pemerintah Kabupaten Sukabumi mendukung peternak maggot di wilayah pasalnya, keberadaan maggot dapat mengurai sampah organik.

“Kita mengapresiasi ide anak muda untuk mengurai sampah organik lewat maggot.Ini sangat potensial dan ekonomis,” ujar Sekda Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri usai memimpin rapat pembahasan program bank sampah maggot di Pendopo Sukabumi,Selasa (14/01/20).

Maggot adalah belatung Black Soldier Fly (BSF) yang termasuk dalam keluarga lalat.Maggot memakan sampah organik selain itu,maggot memiliki manfaat sebagai pakan ikan karena memiliki banyak protein.

Proses penguraian sampah organik lewat maggot ini dapat membantu Pemkab Sukabumi yang menargetkan pengurangan sampah 30 persen di 2025.

“Ini berkesinambungan dengan target kita termasuk target 2021 geopark bebas sampah plastik,apalagi 45 persen sampah di Kab Sukabumi berupa organik,jadi maggot lebih memudahkan dalam penguraian sampah organik,” tambah Sekda

Masih kata Iyos Dinas terkait sudah ditugaskan supaya bekerjasama dengan peternak maggot di Kab Sukabumi untuk pemberdayaan masyarakat desa sehingga,sampah rumah tangga bisa dikelola dengan baik, pungkasnya.

Peternak Maggot Dari Incubi Farm, Solihin mengatakan,larva lalat hitam tersebut dapat mengurai sampah organik cukup banyak,bahkan dalam satu kilogram maggot,bisa mengurai sebanyak dua kilogram sampah organik,jadi perbandingannya satu berbanding dua, terangnya.

Sehingga,keberadaan maggot ini bisa memiliki dua dampak baik secara lingkungan maupun ekonomi.Pada lingkungan bisa mengurai sampah organik,nilai ekonomisnya lewat penjualan maggot itu sendiri dan pasarnya pun sudah ada jadi tidak kesulitan dalam penjualannya,” jelasnya.

Tak hanya itu,lalat hitam (BSF) sendiri tidak berbahaya seperti lalat pada umumnya,sehingga keberadaannya cukup aman bagi lingkungan.

“Maggot yang sudah dewasa akan menjadi lalat BSF waktu hidup lalat ini sekitar tujuh hari.Semasa hidupnya,lalat BSF ini lebih sering meminum air sehingga tidak menimbulkan penyakit,” pungkasnya.

(5)