LPPD, Bupati Sukabumi Akan Terus Dorong Birokrat Kerja Profesional

Pewarta : Ayi Suherman

Koran SINAR PAGI, Kab.Sukabumi,- Rapat kerja penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) tahun 2019, di Aula Barat Gedung Sate, JL.Diponegoro No.22 Bandung, Selasa (14/01/20).

Menurut ketua penyelenggara, Dani Ramdani selaku Kepala Biro Prmerintahan dan Kerja Dama Srkretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, terselenggaranya kegiatan ini untuk memberikan arahan dan pedoman penyusunan LPPD, sekaligus menyamakan persepsi dan komitmen pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam penyusunan LPPD.

“LPPD ini dilaksanakan satu hari dengan peserta para Bupati dan Walikota se Jawa Barat terdiri dari 17 Bupati dan Walikota, 5 Sekretaris Daerah,5 Asisten Daerah serta kepala OPD dari Pemprop hadir 90%, Hal ini tentunya menunjukan komitmen kita semua untuk penyusunan LPPD ini secara lebih baik dari waktu ke waktu,” jelasnya.

Sementara Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil menyatakan, pelaksanaan pekerjaan bisa dilakukan dengan dua paradigma yaitu teknokratis dan populis. 

“Teknokratis yang memang terukur dengan jelas dan ilmiah dan yang populis maka saya sarankan tiap 3 bulan melakukan survei kepuasan publik,” jelasnya.

Ridwan manambahkan, pola teknokratis yang dibahas hari ini harus memenuhi tiga zona penilaian yang di sepakati oleh dunia yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Pendidikan dan Kesehatan yang harus terus ditingkatkan, sehingga Jawa Barat bisa masuk 10 besar se Indonesia.

Di tempat yang sama Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menyampaikan, penyusunan LPPD merupakan salah satu langkah antisipasi daerah dalam menentukan kebijakan daerah terutama masalah pelayanan publik dan perkembangan teknologi.

“Peran tekhnologi ini harus banyak dimanfaatkan untuk standar pelayanan minimal, kita akan dorong terus birokrat agar bekerja¬† semakin profesional dan transparan dalam memberikan kebijakan,” ucapnya.

(2)