writing checks out of order how to start a graduate school essay structure of research paper apa summary paper example how to write an analytical conclusion

IPI Cetak Sejarah Gelar Wisuda II Sarjana dan Magister

Pewarta : Fitri

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,- Institut Pendidikan Indonesia Garut menggelar wisuda sarjana ke II tahun 2019 diawali dengan sidang senat terbuka langsung yang merupakan prosesi dalam merayakan kelulusan mahasiswa IPI, Sabtu (28/12/19) dilaksanakan di Aula Utama Institut Pendidikan Indonesia.

“Namun di tahun ini, ada nuansa yang berbeda dalam prosesi tersebut, karena berkat rahmat Tuhan yang maha kuasa sidang senat terbuka wisuda II Sarjana dan Magister, dimana dengan Jumlah keseluruhan wisudawan sebanyak 590 orang, terdiri atas lulusan S-2 sejumlah 59 orang dan lulusan S-1 sejumlah 531 orang,” ucap Rivan syahrul Falah, Kemahasiswaan IPI Garut.

Lulusannya yaitu Magister Pendidikan Teknologi Pembelajaran sebanyak 35 orang, Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 24 orang, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar sebanyak 178 orang, Program Studi Pendidikan Matematika sebanyak 73 orang, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia sebanyak 72 orang, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris sebanyak 71 orang, Program Studi Pendidikan Biologi sebanyak 69 orang, Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi sebanyak 39 orang dan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebanyak 29 orang

Tak hanya itu, terdapat lulusan terbaik dari masing-masing program studi yaitu Yomi Chaeromi Program Studi Teknologi Pembelajaran (S-2) dengan IPK 3,96, Hasna Fadhilah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S-2) dengan IPK 3,84, Fitri Ayu Febrianti Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dengan IPK 3,96, Nidha Handa Resta Agustin Program Studi Pendidikan Biologi dengan IPK 3,87, Ega Dwi Utami Program Studi Pendidikan Matematika (S-1) dengan IPK 3,82, Eti Riyansari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dengan IPK 3,78.

Selanjutnya, Isna Milah Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan IPK 3,77, Dea Febriana Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S-1) dengan IPK 3,74 dan Muhammad Faisal Nugraha Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi dengan IPK 3,72.

Mahasiswa IPI Berprestasi

Nama : Purwa Burhanudin, Tempat Tanggal lahir: Garut, 02 Juni 1998,

Prestasi: Finalis Duta Perpustakaan Jawa Barat tahun 2019 sebagai Juara Terbaik 2 Duta GenRe Kabupaten Garut, Juara 1 Duta Pendidikan Institut Pendidikan Indonesia 2019 4th RU and Best Intellegence Putra Kampus Jawa Barat 2019, Delegasi terpilih Program Saudara Satu Negara Generasi 4 di Singapura, Malaysia dan Thailand 2019, Juara 2 Debat Mahasiswa Kabupaten Garut 2019.

Nama : Yolanda Nurulita Adriyanti, Tempat Tanggal Lahir: Garut 5 Juli 1998,

Prestasi: 2019 Awardee of Youth Center to Act For Nation in Kuala Lumpur, Malaysia and Dumai, Riau as a volunteer 2019, Juara 1 Duta Pendidikan Institut Pendidikan Indonesia (IPI) 2018, Best Five Debat Pendidikan Nasional UIN SGD Bandung 2017, 2nd Runner Up Duta GenRe Jalur Pendidikan Kabupaten Garut 2017, Duta Inspiratif GenRe Kabupaten Garut.


Mahasiswa Berprestasi Tahfidz

Nama : Neng Tsalsa Robiah Adawiah, Tempat Tanggal lahir: Garut, 12 Juni 2001,

Prestasi: Khatam Ziyadah 30 Juz, Juara 2 Liga Tahfidz Qur’an tingkat kabupaten Garut 2019, Siswa Berprestasi tingkat SMP.

Nama : Muhammad Shabiq Husnie, Murid kelas 8 – H SMP Negeri 1 Selaawi

Prestasi: Penghargaan Anugrah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi dalam Bidang Dalang Wayang Golek 2019, Siswa berprestasi tingkat SD.

Nama: Siti Mutia Alirahmah, Murid SDN 1 Pasirwangi.

Prestasi: Juara MTQ ke 1 Tingkat Provinsi dan Juara Harapan 1 Tingkat Nasional

“Seiring dengan perumahan nama dari STKIP menjadi IPI, maka berharap kedepannya kampus IPI mampu menjawab kebutuhan mahasiswa untuk bersaing di global, nasional, dan daerah,” kata Rivan.

Sementara, Taofik Rofi Nugraha Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematik, berharap kedepannya semoga lulusan Institut Pendidikan Indonesia Mampu menjadi sosok penggerak dalam memberikan khasanah keilmuan bagi masyarakat indonesia khususnya masyarakat Kabupaten Garut.

(31)