essay on climate change teen pregnancy essay jordan peterson essay pdf reddit format help ezra pound brancusi essay pdf example of a paper written in apa format

KJRI Promosikan 5 Proyek Strategis Jawa Barat di Amerika Serikat

Pewarta : Andi SN

Koran SINAR PAGI, Bandung,-  (18/11/2019). Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) New York menyelenggarakan Business Forum On Trade, Tourism, and Invesment (TTI) di Intercontinental Hotel Times Square New York  Amerika Serikat. Event yang digelar ini adalah bentuk kerjasama dengan Kantor BKPM di New York, Bank Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia dan Bank Mandiri

Kegiatan ini digelar bertujuan untuk mempromosikan potensi kerjasama Ekonomi antara Amerika Serikat dan Indonesia. Dalam bidang perdagangan, pariwisata, dan investasi 4 Empat Bidang Utama yang diangkat dalam kegiatan ini antara lain pariwisata, ekonomi kreatif, infrastruktur dan manufaktur, selain itu dibahas juga kesrmpatan investasi asing dalam bidang tersebut.

Jawa Barat melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu yang diwakili Dadang Mohamad selaku Kepala Dinas, juga sebagai satu diantara pembicara dalam Business Forum On Trade Tourism and Investment di New York, Amerika Serikat

Forum yang digelar oleh Pemerintah Indonsia ini dihadiri lebih 150 investor yang memiliki minat berbisnis di Indoensia.

Dalam pemaparannya Dadang Mohamad menawarkan beberapa project besar, potensial dan merupakan peluang Investasi di Jawa Barat. Diantaranya Greater Cirebon Solid Wast Treatment, Jatigede Water Treatment Plant, Greater Bandung Monorail, Legok Nangka Solid Waste Treatment dan Sinumbra Water Treatment Plant.

“Diharapkan dengan keikutsertaan Jawa Barat pada kegiatan tersebut dapat menarik minat Investor Amerika Serikat untuk berinvestasi di Jawa Barat,“ujar Dadang.

Untuk meningkatkan iklim investasi dan kemudahan berusaha di Jawa Barat, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat, saat ini tengah menyusun rancangan peraturan daerah tentang insentif dan kemudahan berusaha. Hadir pada acara uji publik naskah akademik atas Perda tersebut Pejabat dari Badan Koordinasi Penanaman Modal RI (BKPM RI) dan Komite Pemantau Pelaksana Otonomi Daerah (KPPOD) sebagai pembicara dan peserta lainnya yang hadir, diantaranya  dari Kadin Jabar, akademisi, Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat, Dinas PMPTSP Kabupaten/Kota se- Jawa Barat, pelaku usaha dan konsultan pelaksana. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Papandayan Bandung.

Dengan adanya Peraturan tentang Insentif dan kemudahan berusaha, diharapkan akan berdampak kepada peningkatan daya saing yang akan meningkatkan investasi dan membuka lapangan pekerjaan.

(17)