DPMD Purwakarta Gelar Monev Administrasi Keuangan Banprop di Kecamatan Kiarapedes

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Dede M Ramlan

Koran SINAR PAGI, Kab.Purwakarta,- Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Purwakarta melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terkait Administrasi Bantuan Keuangan Propinsi Jabar senilai Rp.150 juta yang telah diterima tiap desa se-Kabupaten Purwakarta.

Monev Administrasi Banprop tahun 2019 dilakukan di Kecamatan Kiarapedes yanh meliputi 10 desa bertempat di Aula Saung Ujung Aspal Desa Pusakamulya, Senin (25/11/19) dan dihadiri Camat Kiarapedes, H.Diaudin, Kades Pusakamulya, Ahmad Hendri, para Penjabat Kades, Sekdes dan Bendahara.

Saepul Aswan Rodiawan, Kasi Pemdes DPMD Purwakarta saat dimintai keterangannya menuturkan, kegiatan Monev Banprop 2019 ini dibagi 2 Tim dan dilakukan sejak tanggal 18 hingga 26 november. “Kebetulan dari Tim 1 DPMD lakukan Monev di 10 kecamatan dan selebihnya Monev dilakukan Tim 2 di 7 Kecamatan,” ujarnya.

Untuk hari ini lanjutnya, Monev dilakukan di 2 Wilayah Kecamatan Kiarapedes dan Pasawahan. Namun, sebelumnya, kami sudah lakukan Monev Administrasi Banprop di tiap Desa meliputi Kecamatan Campaka, Bungursari, Plered, Maniis, Tegalwaru, Pondoksalam, Sukatani dan Kecamatan Purwakarta, ujarnya.

Saat bersamaan Kasi Sarana dan Prasarana Rahmat, menambahkan bahwa dalam Kegiatan Monev Dana Banprop Jabar ini, kami lakukan pembinaan dan pengecekan administrasi. Sehingga, dari jumlah 183 desa se-Kabupaten Purwakarta secara administratif diharapkan tidak ada masalah, ujarnya.

Dana Banprop itu, selain untuk alokasi Pembangunan Fisik Infrastruktur dan Kinerja Perangkat Desa, juga sebagian dananya itu untuk pembelian smartphone atau handphone dan pulsa bagi Para Ketua RW dan Operator Desa.

“Di Kabupaten Purwakarta jumlah Ketua RW telah menerima HP sebanyak 1045 orang dan ditambah 183 Orang Operator Desa,”ujarnya.

Bahkan, lanjut Rahmat, ada uang untuk pembelian pengisian pulsa sebesar Rp.300.000,- dan dipergunakan untuk informasi dan komunikasi selama 6 bulan.

Kemudian, dalam HP android itu dipasang Aplikasi Sapawarga. Sehingga, Para RW nantinya bisa melakukan komunikasi tentang desa dengan Pemerintah Propinsi bahkan kontak langsung dengan Pak Gubernur (red-Gubernur Jabar Ridwan Kamil),”pungkasnya.

Pos terkait

banner 468x60