facebook essay titles one word essay how to write a description of yourself mla heading for a paper

Pembuang Bangkai Babi Ditangkap, DPRD : Bekuk Pengusahanya

Pewarta : Ester

Koran SINAR PAGI, Kota Medan,- Pelaku pembuang bangkai babi di dekat pemukiman penduduk sudah ditangkap. Jadikan pintu masuk pihak kepolisian membekuk siapa penyuruh dan pemberi upah untuk membuang bangkai babi.

Hal itu ditegaskan Anggota DPRD Medan dari F-PAN Sudari ST, kepada wartawan Senin 18 November 2019. Sudari legislator berlatar belakang praktisi industri ini mengapresiasi jajaran kepolisian yang telah membekuk seorang penarik beca bermotor [betor] saat bangkai babi di parit Dusun II, Desa Helvetia, Sunggal, Deliserdang .

“Ini hal serius, dengan dibekuknya penarik betor pembuang bangkai babi, menjadi pintu masuk bagi kepolisian siapa yang menyuruh dan memberi upah [pengusaha ternak babi] dan segera diproses hukum. Sebab setiap warga negara sama di mata hukum,” tukasnya.

Menggandeng Kalangan Ahli dan Akademisi

Selain itu Sudari ST menegaskan, Pemko Medan harus segera memberikan klarifikasi kepada masyarakat luas pascainsiden dibuangnya ribuan bangkai babi diduga terinfeksi virus hog cholera [kolera babi] di beberapa titik di Kota Medan. Bagaimana kondisinya saat ini.

Sebagaimana diketahui, ujar Sudar, hingga saat ini warga keburu phobia [ketakutan berlebihan] mengkonsumsi ikan basah, menyusul insiden ribuan bangkai babi dibuang ke sungai, Danau Siombak dan di sembarang tempat.

“Idealnya instansi terkait lintas sektoral menggandeng kalangan ahli maupun akademisi menuntaskan mata rantai penyebaran virus hog cholera tersebut dan memberikan rasa aman bagi warga khususnya Kota Medan,“ tuturnya

(6)